Tarif Tol Cikopo Palimanan - Cipali 2018

Ruas Jalan Tol Cikopo - Palimanan dibangun sepanjang 116,75 km dimulai dari Cikopo dan berakhir di Palimanan. Tol Cipali merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia. Pencanangan atau grounding sudah dikerjakan mulai 8 Desember 2011, akhirnya secara resmi diresmikan Presiden Jokowi pada 13 Juni 2015. Jalan Tol Cikopo – Palimanan tersambung dengan dua ruas jalan tol yang telah beroperasi yaitu jalan tol Jakarta-Cikampek di sebelah barat dan jalan Tol Palimanan – Kanci sebelah timur.




Jalan tol Cikopo – Palimanan memiliki 99 jembatan dan akan menggunakan 2 jenis perkerasan, yaitu perkerasan kaku (rigid pavement) sepanjang kurang lebih 62 km dan sisanya menggunakan perkerasan flexibel (flexible pavement) tergantung dari kondisi tanahnya.

Ruas tol Cipali dimulai terbagi menjadi 6 seksi atau simpang susun:
  1. Seksi I. Cikopo-Kalijati sepanjang 27,05 kilometer 
  2. Seksi II. Kalijati-Subang : 11,20 kilometer 
  3. Seksi III. Subang-Cikedung : 28,70 kilometer 
  4. Seksi IV. Cikedung-Kertajati : 19,00 kilometer 
  5. Seksi V. Kertajati-Sumberjaya : 16,00 kilometer 
  6. Seksi VI. Sumberjaya-Palimanan : 14,80 kilometer 

Area proyek pembangunan tol Cikopo - Palimanan melewati lima kabupaten di Jawa Barat meliputi Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon. Diharapkan proyek ini juga ikut mengangkat kegiatan perekonomian wilayah sekitarnya. luas lahan yang dibutuhkan untuk merealisasikan jalan tol tersebut mencapai 1.080,69 hektare dengan realisasi pembebasan sudah rampung 100%. Daerah-daerah yang dilalui Tol Cipali meliputi:


Investor ayang menggarap Jalan Tol Cipali dimenangkan oleh PT Lintas Marga Sedaya dengan total investasi Rp 12,56 trilyun berasal dari modal sendiri (35%) dan pinjaman sindikasi perbankan (Bank Mandiri dan BCA). Komposisi pemegang saham dimiliki oleh PLUS Expressways Berhard, Malaysia sebesar 55 % dan PT Baskhara Utama Sedaya sebanyak 45%. Masa konsesi yang diberikan pemerintah untuk pengoperasian tol Cipali ini mencapai 35 tahun.

EXIT TOL

  1. Exit Tol Cikopo : KM 76
  2. Exit Tol Kalijati : KM 98
  3. Exit Tol Subang : KM 109
  4. Exit Tol Cikedung : KM 139
  5. Exit Tol Kertajati : KM 158
  6. Exit Tol Sumberjaya : KM 167
  7. Exit Tol Palimanan : KM 183 
REST AREA

Jalur A menuju Palimanan
  1. STA.105+850 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 86
  2. STA.122+025 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 101 (Subang)
  3. STA.149+970 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet)) : KM 131
  4. STA.186+000 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 166 (Majalengka) 
Jalur B menuju Cikopo
  1. STA.105+850 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 86
  2. STA.121+600 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 131 (Subang)
  3. STA.149+970 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 131
  4. STA.186+000 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 164 (Majalengka) 

TARIF TOL CIPALI

Tarif Tol Cipali per 31 Oktober 2017
Mulai tanggal 31 Oktober 2017 Tarif tol Cikopo-Palimanan (Cipali) naik sebesar rata-rata 6,4%. Besaran tersebut mengikuti formula yang sudah diatur berdasarkan angka inflasi di kota atau kabupaten yang dilewati tol. Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh BPJT dengan memenuhi 8 indikator standar pelayanan minimal (SPM).

Kenaikan tarif tol Cipali mengacu pada Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 821/KPTS/M/2017, berikut daftarnya:


Tarif Tol Cipali 2015

Sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 323/KPTS/M/2015 Tarif Tol Cipali sekitar Rp823 per kilometer untuk Golongan I atau jarah terjauh Cikopo – Palimanan harus membayar tarif tol sebesar Rp 96.000.