UMK Bali Tahun 2018

UMK Bali tahun 2018 untuk tiap Kabupaten/Kota di Bali ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 65 Tahun 2017 tanggal 22 November 2017 tentang upah minimum kabupaten/kota.

Yang dimaksud Upah Minimum adalah upah bulanan yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap. Besarnya upah bagi Pekerja/Buruh dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih dirundingkan secara bipartit antara Pekerja/Buruh dengan Pengusaha pada perusahaan bersangkutan.

Kabupaten Badung masih menduduki peringkat tertinggi untuk besaran UMK dibandingkan dengan wilayah lain dengan jumlah UMK Rp 2.499.580,99 disusul kemudian Kota Denpasar dan yang paling buncit Kabupaten Bangli dengan besaran UMK Rp 2.128.253.

Perlu diketahui UMK berbeda dengan UMP (Upaj Minimum Provinsi), besaran UMK minimal sama dengan UMP. Sesuai Pergub Bali No 63 Tahun 2017 UMP Bali tahun 2018 ditetapkan sebesar Rp. 2.127.157,92.

Ketentuan UMK 2018 berlaku mulai tanggal 1 Januari 2018. Bagi pengusaha yang tidak mampu melaksanakan ketentuan UMK yang baru dapat mengajukan penangguhan pelaksanaan Upah Minimum kepada Gubernur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi .

Berikut daftar UMK Bali 2018
  1. Kabupaten Badung Rp 2.499.580,99
  2. Kota Denpasar Rp 2.363.000,-
  3. Kabupaten Gianyar Rp 2.240.766,-
  4. Kabupaten Karangasem Rp 2.180.000,-
  5. Kabupaten Jembrana Rp 2.181.393,-
  6. Kabupaten Tabanan Rp 2.239.500,-
  7. Kabupaten Klungkung Rp 2.164.991,583
  8. Kabupaten Buleleng Rp 2.165.000,-
  9. Kabupaten Bangli Rp 2.128.2531.

UMK 2017
Upah minimum kabupaten/kota di Provinsi Bali naik mengikuti formula nasional sesuai PP 78 Tahun 2015. Persentase kenaikan UMR Bali Tahun 2017 atau UMK masing-masing wilayah kabupaten/kota besarannya seragam yakni 8,25%, hanya Denpasar angka kenaikannya 8,27% (tidak jauh berbeda).

UMK Bali telah ditetapkan dengan Peratran Gubernur Bali No 67 Tahun 2016 tentang upah minimum kabupaten/kota. UMK berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1 tahun. Bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 1 tahun atau lebih besaran UMK dirundingkan secara bipartit antara pekerja dengan pengusaha pada perusahaan bersangkutan.

Berikut daftar UMK Bali 2017
  1. UMK 2017 Kota Denpasar Rp 2.173.000
  2. UMK 2017 Kabupaten Badung Rp 2.299.311
  3. UMK 2017 Kabupaten Gianyar Rp 2.061.233
  4. UMK 2017 Kabupaten Tabanan Rp 2.059.965
  5. UMK 2017 Kabupaten Jembrana Rp 2.006.617
  6. UMK 2017 Kabupaten Buleleng Rp 1.991.529
  7. UMK 2017 Kabupaten Klungkung Rp 1.991.529
  8. UMK 2017 Kabupaten Karangasem Rp 2.051.879
  9. UMK 2017 Kabupaten Bangli Rp 1.957.734

Perbandingan UMK Bali 2017 dan UMK 2016

UMK 2016
Kenaikan Upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Bali mengikuti formula PP No 78 Tahun 2015 dengan kenaikan semuanya 11,5 %. Dalam PP tentang pengupahan tersebut kenaikan UMK berdasarkan kenaikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi dan ditetapkan oleh Gubernur dengan besaran UMK tidak boleh lebih rendah dari UMP Provinsi.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2016 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota sudah ditetapkan UMK masing-masing daerah kabupaten atau kota di Provinsi Bali. Besarnya upah minimum  dihitung berdasarkan formula dalam PP 78/2015 dan berlaku mulai 1 Januari 2016.

Dalam Pergub 1/2016 tersebut dijelaskan bahwa besarnya upah bagi Pekerja/Buruh dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih dirundingkan secara bipartit antara Pekerja/Buruh bersangkutan. Bagi Perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari upah minimum dilarang mengurangi atau menurunkan upah tersebut.

Daftar UMK Bali 2016:
  1. UMK Kota Denpasar Rp  2.007.000
  2. UMK Kabupaten Badung Rp  2.124.075
  3. UMK Kabupaten Gianyar Rp  1.904.141
  4. UMK Kabupaten Tabanan Rp  1.902.970
  5. UMK Kabupaten Buleleng Rp  1.839.750
  6. UMK Kabupaten Klungkung Rp  1.839.750
  7. UMK Kabupaten Karanagsem Rp  1.895.500
  8. UMK Kabupaten Bangli Rp  1.808.530
Pergub No 1 Tahun 2016 belum mencantumkan upah minimum Kabupaten Jembrana, namun bila memakai formula perhitungan PP 78 maka UMK Jembrana sebesar Rp 1.809.087.

Perbandingan UMK Bali 2016 dan UMK 2015

UMK Sumut 2018

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2018 Sumatera Utara sudah sudah ditetapkan dengan ditandatanganinya SK Gubernur. Sesuai ketentuan upah minimum Kabupaten/Kota diusulkan kepala daerah yakni Bupati/Walikota setempat.

Terdapat 4 daerah yang tidak mengusulkan UMK sehingga daerah tersebut menggunakan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut 2018 sebesar Rp 2.132.168,68. Keempat daerah tersebut meliputi Kabupaten Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, dan Pakpak Bharat.

Besaran kenaikan UMK rata-rata mengikuti rumus nasional sebesar 8,71% hanya Kabupaten Deli Serdang persentase kenaikannya melebihi yakni 9,17 persen, berikut besarannya:

  1. Kabupaten Asahan Rp 2.401.172,48
  2. Kabupaten Batubara Rp 2.722.640,93
  3. Kabupaten Dairi Rp 2.136.260,21
  4. Kabupaten Deli Serdang Rp 2.720.100,00
  5. Kabupaten Humbang Hasundutan Rp 2.153.182,54
  6. Kabupaten Karo Rp 2.619.234,41
  7. Kabupaten Labuhanbatu Rp 2.469.891,20
  8. Kabupaten Labuhanbatu Selatan Rp 2.500.330,00
  9. Kabupaten Labuhanbatu Utara Rp 2.447.714,36
  10. Kabupaten Langkat Rp 2.312.670,00
  11. Kabupaten Mandailing Natal Rp 2.296.250,00
  12. Kabupaten Nias Rp 2.217.476,00
  13. Kabupaten Padang Lawas Rp 2.333.860,00
  14. Kabupaten Padang Lawas Utara Rp 2.361.120,00
  15. Kabupaten Samosir Rp 2.249.428,00
  16. Kabupaten Serdang Bedagai Rp 2.447.714,00
  17. Kabupaten Simalungun Rp 2.224.036,00
  18. Kabupaten Tapanuli Selatan Rp 2.476.505,12
  19. Kabupaten Tapanuli Tengah Rp 2.414.949,11
  20. Kabupaten Tapanuli Utara Rp 2.169.233,31
  21. Kabupaten Toba Samosir Rp 2.276.521,45
  22. Kabupaten Binjai Rp 2.230.597,39
  23. Kabupaten Gunung Sitoli Rp 2.220.757,11
  24. Kabupaten Medan Rp 2.749.074,00
  25. Kabupaten Padang Sidempuan Rp 2.283.000,00
  26. Kabupaten Siantar Rp 2.133.977,00
  27. Kabupaten Sibolga Rp 2.562.563,00
  28. Kabupaten Tanjung Balai Rp 2.407.733,00
  29. Kabupaten Tebing Tinggi Rp 2.164.991,59
Daftar UMK Sumut 2018

UMK dan Upah Sektoral Kalimantan Tengah 2018

 UMK dan UMSK Kalteng 2018
 Dasar hukum pemberlakuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Provinsi Kalimantan Tengah mengacu pada Pergub No 40 Tahun 2017 tanggal 21 November 2017.

Dibanding dengan tahun 2017 baik UMK maupun UMSK Kalteng mengalami kenaikan  dengan besaran rata-rata 8,71% atau sama dengan kenaikan upah buruh secara nasional, berikut daftarnya:



Keterangan:

I. Sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan
(12) Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI)
(15200) Penebangan KayU (Logging)

II. Sektor Industri Pengolahan
III. Sektor Konstruksi / Bangunan
IV. Sektor Pertambangan dan Penggalian
V. Sektor Jasa
VI. Sektor  Listrik, Gas dan Air


UMR Kalteng 2017
Penetapan UMK 2017 Kalimantan Tengah berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 24 tahun 2016 tertanggal 21 November 2016, berikut daftarnya :
  1. UMK 2017 Kota Palangka Raya Rp 2.300.552
  2. UMK 2017 Kabupaten Kotawaringin Barat Rp 2.391.470
  3. UMK 2017 Kabupaten Kotawaringin Timur Rp 2.347.849
  4. UMK 2017 Kabupaten Kapuas Rp 2.273.250
  5. UMK 2017 Kabupaten Barito Selatan Rp 2.546.298
  6. UMK 2017 Kabupaten Barito Utara Rp 2.506.351
  7. UMK 2017 Kabupaten Sukamara Rp 2.418.695
  8. UMK 2017 Kabupaten Lamandau Rp 2.412.321
  9. UMK 2017 Kabupaten Seruyan Rp 2.382.528
  10. UMK 2017 Kabupaten Katingan Rp 2.282.988
  11. UMK 2017 Kabupaten Pulang Pisau Rp 2.312.869
  12. UMK 2017 Kabupaten Gunung Mas Rp 2.263.314
  13. UMK 2017 Kabupaten Barito Timur Rp 2.230.500

Upah Sektoral Kalteng 2017




Upah Sektoral Barito Utara 2017


Upah Minimum Sektoral Kabupaten Kotim
  • Pertanian, Peternakan,Kehutanan,  Perburuan, dan Perikanan Rp 2.368.739                   
  • Industri Pengolahan Rp 2.368.739
  • Bangunan Rp 2.480.994
  • Pertambangan dan Penggalian Rp 2.480.994
  • Jasa Rp 2.368.739
  • Listrik, Gas dan Air Rp 2.368.739   

UMR Kalteng 2016
Kenaikan tertinggi Upah Minimum Kabupaten/Kota di Kalteng dialami kabupaten Katingan yang mencapai 15% menjadi Rp 2.180.996. Namun UMK tertinggi masih dipegang Kabupaten Barito Selatan dengan besaran Rp 2.352.238.

Penetapan upah tahun 2016 masih mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Trasmigrasi No.7 Tahun 2013 Tentang Pengupahan. Besaran upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) hasil survey selama 2015 sehingga didapatkan UMP Provinsi Kalteng. Komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) merupakan komponen-komponen pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari yang dibutuhkan oleh seorang pekerja lajang selama satu bulan.

Sampai saat tulisan ini dibuat hanya Kabupaten Barito Timur yang belum dikatahui jumlah upah minimumnya. Jika sampai akhir tahun kepala daerah belum mengajukan UMK maka diberlakukan UMP Provinsi Kalteng sebesar Rp 2.057.558. Seperti diketahui sampai saat ini Barito Utara belum mempunyai dewan pengupahan yang berwenang menentukan UMK dan UMSK.


Daftar UMK Provinsi Kalimantan Tengah 2016
  1. UMK Kota Palangka Raya Rp 2.129.431
  2. UMK Kabupaten Kotawaringin Barat Rp 2.204.120
  3. UMK Kabupaten Kotawaringin Timur Rp 2.168.914
  4. UMK Kabupaten Kapuas Rp 2.100.000
  5. UMK Kabupaten Barito Selatan Rp 2.352.238
  6. UMK Kabupaten Barito Utara Rp 2.165.895
  7. UMK Kabupaten Sukamara Rp 2.208.854
  8. UMK Kabupaten Lamandau Rp 2.232.804
  9. UMK Kabupaten Seruyan Rp 2.200.950
  10. UMK Kabupaten Katingan Rp 2.108.996
  11. UMK Kabupaten Pulang Pisau Rp 2.136.600
  12. UMK Kabupaten Gunung Mas Rp 2.057.558
  13. UMK Kabupaten Barito Timur belum ditetapkan
  14. UMK Kabupten Murung Raya Rp 2.497.716
Perbandingan UMK Kalteng 2016 dan 2015

UMK dan Upah Sektoral Kaltim 2018

UMK 2018 
UMK Kaltim 2018 naik sebesar 8,71 persen mengikuti hitungan secara nasional berdasarkan tingkat inflasi 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi 4,99 persen, berikut daftarnya:


UMK 2017
Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek telah menetapkan UMR atau UMK Kaltim tahun 2017. Kenaikannya berdasarkan formula nasional berdasarkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,25%. Dua Kabupaten yakni Kutai Barat dan Mahakam Ulu besaran UMK 2017 mengikuti upah minimum provinsi.

Berikut UMK Kaltim 2017 :
  1. UMK 2017 Kabupaten Kutai Kartanegara Rp 2.495.162,5
  2. UMK 2017 Kabupaten Kutai Timur Rp 2.464.108
  3. UMK 2017 Kabupaten Paser Rp 2.373.922,5
  4. UMK 2017 Kabupaten Penajam Paser Utara Rp 2.566.392
  5. UMK 2017 Kota Balikpapan Rp 2.408.562,5
  6. UMK 2017 Kota Bontang Rp 2.497.542
  7. UMK 2017 Kota Samarinda Rp 2.442.180,62
  8. UMK 2017 Kabupaten Berau Rp 2.657.537,5
  9. UMK 2017 Kabupaten Kutai Barat Rp 2.339.556,37
  10. UMK 2017 Kabupaten Mahakam Ulu Rp 2.339.556,37
Upah Sektoral Kabupaten Paser Sektor Pertambangan Rp 2.373.000 dengan surat keputusan gubernur no 561/K.636/2016



UMK 2016
Belum semua UMK Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur tahun 2016 ditetapkan oleh Gubernur. Seperti di Kabupaten Berau sampai saat ini belum ada kesepakatan antara perwakilan serikat buruh dengan Apindo yaag mewakili perusahaan mengenai besaran UMK.

Sedangkan Kabupaten Kutai Barat masih berlangsung proses Pilkada menunggu pelantikan secara resmi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Daerah lainnya yang belum ada ketetapan UMK yakni Kabupaten Mahakam Ulu. Di daerah ini sampai sekarang belum terbentuk Dewan Pengupahan yang merupakan perwakilan bipatriat (serikat buruh, Apindo dan wakil pemerintah).

Sehingga sesuai ketentuan jika kedua (Kab Kubar dan Mahulu) belum ada pengaturan UMK maka besaran upah minimum kabupaten akan mengikuti UMP Provinsi.

Seperti diketahui upah minimum provinsi (UMP) Kaltim mencapai Rp 2.161.253 atau naik sebesar 7% dibandingkan UMP tahun 2015. Kenaikan UMP Kaltim belum mengikuti rumusan seperti yang tertuang dalam PP 78/2015 dimana kenaikan upah merupakan gabungan antara tingkat pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Berikut besaran UMK di Kaltim (jika ada perkembangan baru admin akan memperbarui)
  1. UMK Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Rp 2.305.000 
  2. UMK Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Rp 2.276.312
  3. UMK Kabupaten Paser Rp 2.193.000. 
  4. UMK Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Rp 2.440.000 
  5. UMK Kota Balikpapan Rp 2.225.000 
  6. UMK Kota Bontang Rp 2.307.198 
  7. UMK Kota Samarinda Rp 2.256.056
  8. UMK Kabupaten Berau belum ditetapkan
  9. UMK Kabupaten Kutai Barat belum ditetapkan (kemungkinan mengikuti UMP)
  10. UMK Kabupaten Mahakam Ulu belum ditetapkan (kemungkinan mengikuti UMP)
Perbandingan UMK 2016 dan UMK 2015 Kaltim



UMSK Kaltim 2016
Berikut daftar Upah Minimum Sektoral Kabupaten/kota (UMSK) di Provinsi Kaltim yang sudah ditetapkan:

1. UMSK Kukar
Berdasarkan surat keputusan Gubernur Kaltim no No.561/K.114/2016, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kukar untuk sektor pertambangan batu bara sebesar Rp 2.315.250. Lebih tinggi Rp 10.250 dari UMK Kukar 2016 atau naik Rp 19.160 (0.8%) dibandingkan UMSK tahun 2015 yang jumlahnya Rp 2.296.100 per bulan.

2. UMSK Kubar
Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kutim untuk sektor pertambangan 2016 sebesar Rp 2,368 juta. Angka tersebut naik 4,4 persen dibandingkan tahun 2015 yang mencapai Rp 2.268.000.

3. UMSK Kutai Timur (Kutim)
Upah minimum sektoral Kabupaten Kutai Timur sektor pertambangan batu bara tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 2.381.000 berdasarkan Keputusan Gubernur No.561/K.802/2015

4. UMSK Paser
Upah minimum sektoral Kabupaten Paser sektor perkebunan tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 2.220.000 berdasarkan Keputusan Gubernur No.561/K.1/2016

5. UMSK Bontang
Upah minimum sektoral Kota Bontang sektor industri pengolahan kimia dasar organik dan Aorganik tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 2.780.000 berdasarkan Keputusan Gubernur No.561/K.26/2016

UMK Jawa Timur 2018

UMK Jatim 2018 
Dasar Hukum : Peraturan Gubernur Jawa Timur No 75 Tahun 2017 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2018.

Kenaikan : 8,71%

1. Kota Surabaya Rp 3.583.312,61
2. Kabupaten Gresik Rp 3.580.370,64
3. Kabupaten Sidoarjo Rp 3.577.428,68
4. Kabupaten Pasuruan Rp 3.574.486,72
5. Kabupaten Mojokerto Rp 3.565.660,82
6. Kabupaten Malang Rp 2.574.807,22
7. Kota Malang Rp 2.470.073,29
8. Kota Batu Rp 2.384.167,93
9. Kabupaten Jombang Rp 2.264.135,78
10. Kabupaten Tuban Rp 2.067.612,56
11. Kota Pasuruan Rp 2.067.612,56
12. Kabupaten Probolinggo Rp 2.042.900,06
13. Kabupaten Jember Rp 1.916.983,99
14. Kota Mojokerto Rp 1.886.387,56
15. Kota Probolinggo Rp 1.886.387,56
16. Kabupaten Banyuwangi Rp 1.881.680,41
17. Kabupaten Lamongan Rp 1.851.083,98
18. Kota Kediri Rp 1.758.117,91
19. Kabupaten Bojonegoro Rp 1.720.460,77
20. Kabupaten Kediri Rp 1.713.400,05
21. Kabupaten Lumajang Rp 1.691.041,12
22. Kabupaten Tulungagung Rp 1.671.035,77
23. Kabupaten Bondowoso Rp 1.667.505,41
24. Kabupaten Bangkalan Rp 1.663.975,05
25. Kabupaten Nganjuk Rp 1.660.444,69
26. Kabupaten Blitar Rp 1.653.383,98
27. Kabupaten Sumenep Rp 1.645.146,48
28. Kota Madiun Rp 1.640.439,34
29. Kota Blitar Rp 1.640.439,34
30. Kabupaten Sampang Rp 1.632.201,84
31. Kabupaten Situbondo Rp 1.616.903,62
32. Kabupaten Pamekasan Rp 1.588.660,76
33. Kabupaten Madiun Rp 1.576.892,91
34. Kabupaten Ngawi Rp 1.569.832,19
35. Kabupaten Ponorogo Rp 1.509.816,12
36. Kabupaten Pacitan Rp 1.509.816,12
37. Kabupaten Trenggalek Rp 1.509.816,12
38. Kabupaten Magetan Rp 1.509.816,12

Daftar Kenaikan UMK Jatim 2018

UMK Jatim 2017

Dasar Hukum : Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 121 Tahun 2016 tanggal 18 November 2016 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2017

Kenaikan : 8,25%

Daftar UMK Jawa Timur 2017
  1. Kota Surabaya Rp 3.296.212,50
  2. Kab Gresik Rp 3.293.506,25
  3. Kab Sidoarjo Rp 3.290.800
  4. Kab Pasuruan Rp 3.288.093,75
  5. Kab Mojokerto Rp 3.279.975
  6. Kab Malang Rp 2.368.510
  7. Kota Malang Rp 2.272.167
  8. Kota Batu Rp 2.193.145
  9. Kab Jombang Rp 2.082.730
  10. Kab Tuban Rp 1.901.952,50
  11. Kota Pasuruan Rp 1.901.952,50
  12. Kab Probolinggo Rp 1.879.220
  13. Kab Jember Rp 1.763.392,50
  14. Kota Mojokerto Rp 1.735.247,50
  15. Kota Probolinggo Rp 1.735.247,50
  16. Kab Banyuwangi Rp 1.730.917,50
  17. Kab Lamongan Rp 1.702.772,50
  18. Kota Kediri Rp 1.617.255
  19. Kab Bojonegoro Rp 1.582.615
  20. Kab Kediri Rp 1.576.120
  21. Kab Lumajang Rp 1.555.552,50
  22. Kab Tulungagung Rp 1.537.150
  23. Kab Bondowoso Rp 1.533.902,50
  24. Kab Bangkalan Rp 1.530.655
  25. Kab Nganjuk Rp 1.527.407,50
  26. Kab Blitar Rp 1.520.912,50
  27. Kab Sumenep Rp 1.513.335
  28. Kota Madiun Rp 1.509.005
  29. Kota Blitar Rp 1.509.005
  30. Kab Sampang Rp 1.501.427,50
  31. Kab Situbondo Rp 1.487.355
  32. Kab Pamekasan Rp 1.461.375
  33. Kab Madiun Rp 1.450.550
  34. Kab Ngawi Rp 1.444.055
  35. Kab Ponorogo Rp 1.388.847,50
  36. Kab Pacitan Rp 1.388.847,50
  37. Kab Trenggalek Rp 1.388.847,50
  38. Kab Magetan Rp 1.388.847,50

UMK Jatim 2016

Upah Minimum Kabupaten/kota untuk 38 kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2016 resmi ditetapkan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 68 Tahun 2015 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur Tahun 2016 tanggal 20 November 2015.

Berdasarkan Pergub tersebut yang efektif berlaku mulai 1 januari 2016 dapat dilihat UMK tertinggi masih dipegang Kota Surabaya sebesar Rp 3.045.000.

Sedangkan, nilai terendah UMK tahun depan yakni Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Magetan yang besaran  Rp 1.283.000.

Poin-poin pokok dalam Pergub Nomor 68 Tahun 2015:
  1. Upah Minimum Kabupaten/Kota hanya berlaku bagi pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.
  2. Perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota dilarang mengurangi atau menurunkan upah.
  3. Perusahaan dilarang membayar upah lebih rendah dari ketetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota 
  4. Bagi perusahaan yang tidak mampu melaksanakan Upah Minimum Kabupaten/Kota dapat mengajukan penangguhan pelaksanaan Upah Minimum kepada Gubernur Jawa Timur.

Daftar UMK Banten 2018

UMK Banten 2018 
Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK) 2018 di Banten resmi ditetapkan melalui SK Gubernur Banten nomor 561/Kep.442-Huk/2017 tertanggal 20 November 2017. Persentase kenaikan semua sama sebesar 8,71% atau sesuai dengan persentase nasional. Berikut besaran UMK delapan kabupaten dan kota di Banten.

1. Kabupaten Pandeglang Rp 2.353.549,14
2. Kabupaten Lebak Rp 2.312.384,00.
3. Kota Serang Rp 3.116.275,76.
4. Kota Cilegon Rp 3.622.214,61.
5. Kabupaten Tangerang Rp 3.555.834,67.
6. Kota Tangerang Rp 3.582.076,99.
7. Kota Tangerang Selatan Rp 3.555.834,67.
8. Kabupaten Serang Rp 3.542.714,50

Tabel UMK Banten 2018

UMK Banten 2017

UMK Banten tahun 2017 resmi ditetapkan seiring keluarnya Surat Keputusan nomor 561/Kep.553-Huk/2016 tentang penetapan UMK.

Besaran kenaikan mengacu pada pada PP nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, dimana persentase kenaikannya sebesar 8,25 persen dari UMK tahun 2016.

Daftar UMK Banten 2017
  1. Kota Serang sebesar Rp 2.866.595,31
  2. Kabupaten Lebak sebesar Rp 2.127.112,50
  3. Kabupaten Pandeglang sebesar Rp 2.164.979,43
  4. Kabupaten Tangerang sebesar Rp 3.270.936,13
  5. Kota Cilegon sebesar Rp 3.331.997,62
  6. Kabupaten Serang sebesar Rp 3.258.866,25
  7. Kota Tangerang sebesar Rp 3.295.075,88
  8. Kota Tangerang Selatan sebesar Rp 3.270.936,13

UMK Banten 2016

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2016 Provinsi Banten telah ditetapkan seiring diberlakukannya Surat Keputusan Gubernur Banten, No. 561/Kep.519-Huk/2015 tentang penetapan upah minimum kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

UMK 2016 tertinggi dipegang Kota Cilegon dengan besaran Rp 3.078.057, disusul Kota Tangerang Rp 3.043.950. UMK Kabupaten Tangerang dan Tangsel nilainya sama yakni Rp 3.021.650. Sementara itu UMK terendah kabupaten Lebak sebesar Rp 1.965.000.

Kenaikan UMK Provinsi Banten mengikuti formula yang ditetapkan pemerintah dengan memperhitungkan inflasi dan besaran pertumbuhan ekonomi (PP 78/2015). Angka rata-rata kenaikan UMK 2016 Provinsi Banten mencapai 12,2 persen.

Daftar UMK Provinsi Banten 2016

Tarif Tol Tangerang - Merak

Tarif Tol Tangerang Merak per 21 November 2017
Tarif Tol Tangerang Merak per 21 November 2017 mengalami kenaikan. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 896/KPTS/M/2017 tanggal 13 November 2017 tentang Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol Tangerang-Merak, berikut tabel tarif tol Tangerang - Merak:


Tarif Tol Tangerang Merak per 1 November 2015

Tarif Tol Ruas Tangerang - Merak mulai naik per 1 November 2015 berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 507/KPTS/M/2015 tentang Penyesuaian tarif Tol. Kenaikan menyesuaikan dengan inflasi setempat. Dengan kenaikan ini tarif rute terjauh untuk kendaraan Golongan I naik menjadi Rp 41.500 dari sebelumnya Rp 36.000.

Jalan tol Tangerang - Merak merupakan bagian dari jalan tol Jakarta - Merak. Pembangunan Jalan tol Tangerang-Merak dilakukan secara secara bertahap, dimulai dari Tangerang Barat sampai dengan Merak melalui skema Build, Operate and Transfer (BOT) pada tahun 1992 sampai dengan 1996.

Jalan tol ini panjangnya 72,42 km terdiri dari dua jalur yang menghubungkan Tangerang Barat sampai Merak, ujung barat Pulau Jawa. Jalan tol ini melalui 3 wilayah yaitu Tangerang, Serang, dan Cilegon. Jalan tol Tangerang - Merak terdiri dari dua jalur yang dibatasi median, jalur ke arah Merak dinamai Jalur Ambon sedangkan jalur ke arah Tangerang dinamai Jalur Bandung. Jalur Ambon dimulai dari Tangerang atau lebih persisnya dimulai pada daerah Bitung.

Jalan Tol Tangerang-Merak memiliki 9 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Barat, Balaraja Timur, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan Merak. Tersedia layanan pendukung bagi pengguna jalan tol antara lain, 4 unit ambulance, 1 unit rescue truck, 7 Unit kendaraan Patroli, 7 Truck Derek, 7 Variable Message Sign (VMS), 26 unit closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di ruas jalan, 1.108 unit Penerangan Jalan Umum, 38 Lampu Peringatan. Tempat Istirahat tersedia di KM 68 dan KM 43 arah Merak dan KM 68 dan KM 45 arah Jakarta.
Tarif Tol Tangerang Merak 2015

Tarif Jalan Tol Tangerang Merak 2015

Tarif Integrasi Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa

Mulai tanggal 9 April 2017, integrasi sistem transaksi pembayaran tol Ruas Jakarta-Tangerang dan Tangerang-Merak Segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa, diberlakukan. Selanjutnya, transaksi tol di Gerbang Tol (GT) Karang Tengah ditiadakan.

Pemberlakuan integrasi sistem transaksi pembayaran tol ini akan berdampak terhadap mekanisme transaksi tol. Pengguna jalan tol dari arah Merak maupun Jakarta dapat mengikuti panduan sebagai berikut:

ARAH MERAK:

Pengguna jalan yang menggunakan akses keluar di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang pada: GT Kebon Jeruk 1, GT Meruya 1, GT Meruya Utara 2, GT Meruya Utara 3, GT Karang Tengah Barat 1, GT Kunciran 1, GT Tangerang 1, GT Karawaci 1, GT Karawaci 3 dan GT Bitung 1 akan membayar tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa di akses keluar;

Pengguna jalan yang menuju ke arah Merak mengambil Kartu Tanda Masuk Elektronik (KTME) di GT Cikupa untuk ruas Jalan Tol Tangerang-Merak. Pada akses keluar Jalan Tol Tangerang-Merak pengguna jalan membayar 2 (dua) tarif tol sekaligus, yaitu untuk tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa dan tarif tol Cikupa-Merak.

ARAH JAKARTA:

Pengguna jalan dari arah Merak ke Jakarta mengambil KTME pada gerbang masuk di ruas jalan tol Tangerang - Merak, dan selanjutnya pengguna jalan akan membayar 2 (dua) tarif tol sekaligus, yaitu untuk Tarif Tol Cikupa-Merak, dan Tarif Tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa pada GT Cikupa;

Pengguna jalan Ruas Jakarta-Tangerang yang berasal dari akses masuk: GT Meruya Utara 1, GT Meruya Utara 4, GT Meruya 2, dan GT Kebon Jeruk 2, GT Bitung 2, GT Karawaci 2, GT Karawaci 4, GT Tangerang 2, GT Kunciran 2, GT Karang Tengah Barat 2 akan membayar tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa di akses masuk.


Perubahan mekanisme transaksi tol berpengaruh terhadap tarif tol Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak. Tarif tol integrasi ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor 214.1/KPTS/M/2017 Tanggal 3 April 2017. Tarif baru untuk ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa sebesar Rp 7.000 untuk Golongan I.

Dampaknya pengguna jalan tol yang melewati ruas tol Jakarta-Tangerang (segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat) dan Tangerang-Merak (segmen Tangerang Barat-Cikupa) kini dipatok tarif satu harga atau tarif integrasi sebesar Rp 7.000. Artinya jarak jauh atau dekat sama saja tarifnya.


Tarif Tol Cikopo Palimanan - Cipali 2018

Ruas Jalan Tol Cikopo - Palimanan dibangun sepanjang 116,75 km dimulai dari Cikopo dan berakhir di Palimanan. Tol Cipali merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia. Pencanangan atau grounding sudah dikerjakan mulai 8 Desember 2011, akhirnya secara resmi diresmikan Presiden Jokowi pada 13 Juni 2015. Jalan Tol Cikopo – Palimanan tersambung dengan dua ruas jalan tol yang telah beroperasi yaitu jalan tol Jakarta-Cikampek di sebelah barat dan jalan Tol Palimanan – Kanci sebelah timur.




Jalan tol Cikopo – Palimanan memiliki 99 jembatan dan akan menggunakan 2 jenis perkerasan, yaitu perkerasan kaku (rigid pavement) sepanjang kurang lebih 62 km dan sisanya menggunakan perkerasan flexibel (flexible pavement) tergantung dari kondisi tanahnya.

Ruas tol Cipali dimulai terbagi menjadi 6 seksi atau simpang susun:
  1. Seksi I. Cikopo-Kalijati sepanjang 27,05 kilometer 
  2. Seksi II. Kalijati-Subang : 11,20 kilometer 
  3. Seksi III. Subang-Cikedung : 28,70 kilometer 
  4. Seksi IV. Cikedung-Kertajati : 19,00 kilometer 
  5. Seksi V. Kertajati-Sumberjaya : 16,00 kilometer 
  6. Seksi VI. Sumberjaya-Palimanan : 14,80 kilometer 

Area proyek pembangunan tol Cikopo - Palimanan melewati lima kabupaten di Jawa Barat meliputi Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon. Diharapkan proyek ini juga ikut mengangkat kegiatan perekonomian wilayah sekitarnya. luas lahan yang dibutuhkan untuk merealisasikan jalan tol tersebut mencapai 1.080,69 hektare dengan realisasi pembebasan sudah rampung 100%. Daerah-daerah yang dilalui Tol Cipali meliputi:


Investor ayang menggarap Jalan Tol Cipali dimenangkan oleh PT Lintas Marga Sedaya dengan total investasi Rp 12,56 trilyun berasal dari modal sendiri (35%) dan pinjaman sindikasi perbankan (Bank Mandiri dan BCA). Komposisi pemegang saham dimiliki oleh PLUS Expressways Berhard, Malaysia sebesar 55 % dan PT Baskhara Utama Sedaya sebanyak 45%. Masa konsesi yang diberikan pemerintah untuk pengoperasian tol Cipali ini mencapai 35 tahun.

EXIT TOL

  1. Exit Tol Cikopo : KM 76
  2. Exit Tol Kalijati : KM 98
  3. Exit Tol Subang : KM 109
  4. Exit Tol Cikedung : KM 139
  5. Exit Tol Kertajati : KM 158
  6. Exit Tol Sumberjaya : KM 167
  7. Exit Tol Palimanan : KM 183 
REST AREA

Jalur A menuju Palimanan
  1. STA.105+850 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 86
  2. STA.122+025 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 101 (Subang)
  3. STA.149+970 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet)) : KM 131
  4. STA.186+000 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 166 (Majalengka) 
Jalur B menuju Cikopo
  1. STA.105+850 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 86
  2. STA.121+600 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 131 (Subang)
  3. STA.149+970 – Tipe B (Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 131
  4. STA.186+000 – Tipe A (SPBU + Masjid/Musholla + Restoran + Toilet) : KM 164 (Majalengka) 

TARIF TOL CIPALI

Tarif Tol Cipali per 31 Oktober 2017
Mulai tanggal 31 Oktober 2017 Tarif tol Cikopo-Palimanan (Cipali) naik sebesar rata-rata 6,4%. Besaran tersebut mengikuti formula yang sudah diatur berdasarkan angka inflasi di kota atau kabupaten yang dilewati tol. Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh BPJT dengan memenuhi 8 indikator standar pelayanan minimal (SPM).

Kenaikan tarif tol Cipali mengacu pada Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 821/KPTS/M/2017, berikut daftarnya:


Tarif Tol Cipali 2015

Sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 323/KPTS/M/2015 Tarif Tol Cipali sekitar Rp823 per kilometer untuk Golongan I atau jarah terjauh Cikopo – Palimanan harus membayar tarif tol sebesar Rp 96.000.



UMK Jabar 2018

UMK JABAR 2018 
Dasar hukum pemberlakuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Barat tahun 2018 yakni Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.1065-Yangbangsos/2017 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 tanggal 21 November 2017., namun diperkirakan kenaikan UMK tidak jauh dari angka 8,71%.

Berikut besaran UMK Jabar 2018 tiap Kabupaten/Kota Jawa Barat :

UMP Jabar 2018 Rp 1.544.360

UMK JABAR 2017

Dasar Hukum
: Surat Keputusan Gubernur dengan nomor 561/Kep. 1191-Bangsos/2016 tertanggal 21 November 2016 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2017.

Kenaikan : 8,25 %

Daftar UMK Jabar 2017:
  1. UMK 2017 Kabupaten Majalengka Rp 1.525.632
  2. UMK 2017 Kota Cirebon Rp 1.741.682,96
  3. UMK 2017 Kabupaten Cirebon Rp 1.723.578,15
  4. UMK 2017 Kabupaten Kuningan Rp 1.477.352,7
  5. UMK 2017 Kabupaten Indramayu Rp 1.803.239,33
  6. UMK 2017 Kabupaten Garut Rp 1.538.909
  7. UMK 2017 Kabupaten Tasikmalaya Rp 1.767.029,7
  8. UMK 2017 Kota Tasikmalaya Rp 1.776.686
  9. UMK 2017 Kabupaten Ciamis Rp 1.475.792,82
  10. UMK 2017 Kota Banjar Rp 1.437.522,11
  11. UMK 2017 Kabupaten Pangandaran Rp 1.433.901,15
  12. UMK 2017 Kota Depok Rp 3.297.489
  13. UMK 2017 Kabupaten Bogor Rp 3.204.551,81
  14. UMK 2017 Kota Bogor Rp 3.272.143
  15. UMK 2017 Kabupaten Sukabumi Rp 2.376.558,39
  16. UMK 2017 Kota Sukabumi Rp 1.985.494
  17. UMK 2017 Kabupaten Cianjur Rp 1.989.115
  18. UMK 2017 Kota Bandung Rp 2.843.662,55
  19. UMK 2017 Kabupaten Bandung Rp 2.463.461,49
  20. UMK 2017 Kabupaten Bandung Barat Rp 2.468.289,44
  21. UMK 2017 Kabupaten Sumedang Rp 2.463.461,49
  22. UMK 2017 Kota Cimahi Rp 2.463.461
  23. UMK 2017 Kota Bekasi Rp 3.601.650
  24. UMK 2017 Kabupaten Bekasi Rp 3.530.438,44
  25. UMK 2017 Kabupaten Karawang Rp 3.605.272
  26. UMK 2017 Kabupaten Purwakarta Rp 3.169.549,17
  27. UMK 2017 Kabupaten Subang Rp 2.327.072
Tabel UMK Jabar Tahun 2017 (Tertinggi - Terendah)



UMK JABAR 2016
Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2016 di Jawa Barat mulai berlaku tanggal 1 Januari 2016. Hal ini berdasarkan ketetapan Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 561/Kep. 1322-Bangsos/2015 tanggal 20 November 2015.

Penentuan UMK 2016 sepenuhnya menggunakan formulasi seperti dalam PP No &8 Tahun 2015 yang memperhitungkan besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga kenaikan rata-rata UMK 2016 dibandingkan UMK 2016 didapatkan angka 11,5 persen.

Kabupaten Karawang tetap menjadi daerah dengan UMK paling tinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya, yakni Rp 3.330.505. Disusul di belakangnya Kabupaten Bekasi dengan UMK sebesar Rp 3.261.375. UMK terendah dipegang oleh Kabupaten Pangandaran dengan nilai Rp 1.324.620.

Daftar UMK Jabar 2016 :
  1. UMK Kota Banjar Rp 1.327.965
  2. UMK Kabupaten Cianjur Rp 1.837.520
  3. UMK Kabupaten Cirebon Rp 1.592.220
  4. UMK Kota Cirebon Rp 1.608.945
  5. UMK Kota Sukabumi Rp 1.834.175
  6. UMK Kota Tasikmalaya Rp 1.641.280
  7. UMK Kabupaten Bekasi Rp 3.261.375
  8. UMK Kabupaten Kuningan Rp 1.364.760
  9. UMK Kabupaten Garut Rp 1.421.625
  10. UMK Kabupaten Majalengka Rp 1.409.360
  11. UMK Kota Bandung Rp 2.626.940
  12. UMK Kabupaten Bogor Rp 2.960.325
  13. UMK Kabupaten Tasikmalaya Rp 1.632.360
  14. UMK Kabupaten Ciamis Rp 1.363.319
  15. UMK Kabupaten Pangandaran Rp 1.324.620
  16. UMK Kabupaten Indramayu Rp 1.665.810
  17. UMK Kabupaten Bandung Rp 2.275.715
  18. UMK Kabupaten Bandung Barat Rp 2.280.175
  19. UMK Kabupaten Sumedang Rp 2.275.715
  20. UMK Kota Cimahi Rp 2.275.715
  21. UMK Kota Depok Rp 3.046.180
  22. UMK Kota Bogor Rp 3.022.765
  23. UMK Kabupaten Sukabumi Rp 2.195.435
  24. UMK Kota Bekasi Rp 3.327.160
  25. UMK Kabupaten Karawang Rp 3.330.505
  26. UMK Kabupaten Purwakarta Rp 2.927.990
  27. UMK Kabupaten Subang Rp 2.149.720

Perbandingan UMK Jawa Barat 2016 dan 2015


UMK Jateng 2018

UMK JATENG 2018
Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2018 dipastikan naik dengan telah ditetapkan Keputusan Gubernur Nomor 560/94 Tahun 2017 tertanggal 20 November 2017, berikut daftar dari tertinggi ke paling rendah.

UMP Jateng : Rp 1.486.065

Daftar UMK Jawa Tengah 2018

UMK JATENG 2017

Dasar Hukum : Surat Keputusan Gubernur Jateng No 560/50/2016 tentang Upah Minimum pada 35 Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 tanggal 21 November 2016

Kenaikan : Rata-rata 9,3% tertinggi Kabupaten Jepara 18,52 terendah 8,15% (angka nasional)

Daftar UMK Jateng 2017 :
  1. UMK 2017 Kota Semarang Rp 2.125.000
  2. UMK 2017 Kabupaten Demak Rp 1.900.000
  3. UMK 2017 Kabupaten Kendal Rp 1.774.867
  4. UMK 2017 Kabupaten Semarang Rp 1.745.000
  5. UMK 2017 Kabupaten Kudus Rp 1.740.900
  6. UMK 2017 Kabupaten Cilacap Rp 1.693.689
  7. UMK 2017 Kota Pekalongan Rp 1.623.750
  8. UMK 2017 Kabupaten Batang Rp 1.603.000
  9. UMK 2017 Kabupaten Jepara Rp 1.600.000
  10. UMK 2017 Kota Salatiga Rp 1.596.000
  11. UMK 2017 Kabupaten Pekalongan Rp 1.583.697,5
  12. UMK 2017 Kabupaten Magelang Rp 1.570.000
  13. UMK 2017 Kabupaten Karanganyar Rp 1.560.000
  14. UMK 2017 Kota Surakarta Rp 1.534.985
  15. UMK 2017 Kabupaten Klaten Rp 1.528.500
  16. UMK 2017 Kabupaten Purbalingga Rp 1.522.500
  17. UMK 2017 Kabupaten Boyolali Rp 1.519.289
  18. UMK 2017 Kabupaten Sukoharjo Rp 1.513.000
  19. UMK 2017 Kota Tegal Rp 1.499.500
  20. UMK 2017 Kabupaten Tegal Rp 1.487.000
  21. UMK 2017 Kabupaten Banyumas Rp 1.461.400
  22. UMK 2017 Kabupaten Pemalang Rp 1.460.000
  23. UMK 2017 Kabupaten Wonosobo Rp 1.457.100
  24. UMK 2017 Kota Magelang Rp 1.453.000
  25. UMK 2017 Kabupaten Purworejo Rp 1.445.000
  26. UMK 2017 Kabupaten Blora Rp 1.438.100
  27. UMK 2017 Kabupaten Grobogan Rp 1.435.000
  28. UMK 2017 Kabupaten Kebumen Rp 1.433.900
  29. UMK 2017 Kabupaten Temanggung Rp 1.431.500
  30. UMK 2017 Kabupaten Sragen Rp 1.422.585,52
  31. UMK 2017 Kabupaten Pati Rp 1.420.000
  32. UMK 2017 Kabupaten Brebes Rp 1.418.100
  33. UMK 2017 Kabupaten Rembang Rp 1.408.000
  34. UMK 2017 Kabupaten Wonogiri Rp 1.401.000
  35. UMK 2017 Kabupaten Banjarnegara Rp 1.370.000

Tabel UMK Jateng Tahun 2017 (Tertinggi - Terendah)



UMK JATENG 2016
Seiring diterbitkannya Pergub jateng No 560/66/2015 tanggal 20 November 2015, maka Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Tengah 2016 resmi ditetapkan. UMK ini berlaku mulai 1 Januari 2016 di seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

UMK tertinggi masih dipegang Kota Semarang yakni mencapai Rp 1.909.000. Sementara UMK yang terendah dipegang Kabupaten Banjarnegara Rp 1.265.000. Secara persentase rata-rata sebesar 16% kenaikan tertinggi 35% dinikmati Kabupaten Cilacap Wilayah Barat serta kenaikan terendah Kabupaten Magelang dengan 10,7%.

Penentuan besar upah sebagian besar ditentukan dengan menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 65 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Hanya Kabupaten Demak, Wonosobo, dan Pati yang sudah menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 tentang Pengupahan.

Seperti diketahui PP tersebut mengatur bahwa kenaikan upah memperhitungkan persentase inflasi dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).
Formula upah minimum yang baru = upah minimum saat ini + {upah minimum x (persentase inflasi + persentase pertumbuhan produk domestik bruto yang sedang berjalan)}
Sebagai ilustrasi misalnya inflasi tahun 2015 sebesar 6% dan pertumbuhan PDB (atau ekonomi) sebesar 5% maka kenaikan UMK minimal 11%.

Berikut pokok-pokok dalam Pergub No 560/66/2015:
  1. Upah minimum yang dimaksud adalah upah bulanan terendah, terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap.
  2. Upah minimum hanya berlaku bagi Pekerja/Buruh dengan tingkat paling rendah yang mempunyai masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.
  3. Upah pekerja dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebihditetapkan sesuai kesepakatan antara pekerja/buruh atau serikat pekerja/buruh dengan pengusaha secara bipartit, dengan mempertimbangkan produktivitas dan kemampuan perusahaan.
  4. Pengusaha yang tidak mampu melaksanakan ketentuan upah minimum dapat mengajukan penangguhan upah minimum kepada Gubernur Jawa Tengah atau pejabat yang ditunjuk sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku paling lambat 10 hari sebelum berlakunya keputusan.
  5. Pengusaha yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan upah minimum dilarang mengurangi atau menurunkan besarnya upah yang telah diberikan.
Daftar UMK Jawa Tengah 2016 :

1. UMK Kota Semarang Rp 1.909.000
2. UMK Kabupaten Demak Rp 1.745.000
3. UMK Kabupaten Kendal Rp 1.639.600
4. UMK Kabupaten Semarang Rp 1.610.000
5. UMK Kota Salatiga Rp1.450.953
6. UMK Kabupaten Grobogan Rp 1.305.000
7. UMK Kabupaten Blora Rp 1.328.500
8. UMK Kabupaten Kudus Rp 1.608.200
9. UMK Kabupaten Jepara Rp 1.350.000
10.UMK Kabupaten Pati Rp 1.310.000
11. UMK Kabupaten Rembang Rp 1.300.000
12. UMK Kabupaten Boyolali Rp 1.403.500
13. UMK Kota Surakarta Rp 1.418.000
14. UMK Kabupaten Sukoharjo Rp 1.396.000
15. UMK Kabupaten Sragen Rp 1.300.000
16. UMK Kabupaten Karanganyar Rp 1.420.000
17. UMK Kabupaten Wonogiri Rp 1.293.000
18. UMK Kabupaten Klaten Rp 1.400.000
19. UMK Kota Magelang Rp 1.341.000
20. UMK Kabupaten Magelang Rp 1.410.000
21. UMK Kabupaten Purworejo Rp 1.300.000
22. UMK Kabupaten Wonosobo Rp 1.326.000
23. UMK Kabupaten Kebumen Rp 1.324.600
24. UMK Kabupaten Banyumas Rp 1.350.000
25a. UMK Kabupaten Cilacap Wilayah Kota Rp 1.608.000
25b. UMK Kabupaten Cilacap Wilayah Timur Rp 1.490.000
25c. UMK Kabupaten Cilacap Wilayah Barat Rp 1.483.000
26. UMK Kabupaten Temanggung Rp 1.313.000
27. UMK Kabupaten Banjarnegara Rp1.265.000
28. UMK Kabupaten Purbalingga Rp1.377.500
29. UMK Kabupaten Batang Rp1.467.500
30. UMK Kota Pekalogan Rp1.500.000
31. UMK Kabupaten Pekalongan Rp1.463.000
32. UMK Kabupaten Pemalang Rp 1.325.000
33. UMK Kota Tegal Rp1.385.000
34. UMK Kabupaten Tegal Rp 1.373.000
35. UMK Kabupaten Brebes Rp1.310.000

Perbandingan UMK Jateng 2016 dan 2015