Nov 21, 2016

UMK Jawa Tengah Tahun 2017

UMK 2017

Dasar Hukum : Surat Keputusan Gubernur Jateng No 560/50/2016 tentang Upah Minimum pada 35 Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 tanggal 21 November 2016

Kenaikan : Rata-rata 9,3% tertinggi Kabupaten Jepara 18,52 terendah 8,15% (angka nasional)

Daftar UMK Jateng 2017 :
  1. UMK 2017 Kota Semarang Rp 2.125.000
  2. UMK 2017 Kabupaten Demak Rp 1.900.000
  3. UMK 2017 Kabupaten Kendal Rp 1.774.867
  4. UMK 2017 Kabupaten Semarang Rp 1.745.000
  5. UMK 2017 Kabupaten Kudus Rp 1.740.900
  6. UMK 2017 Kabupaten Cilacap Rp 1.693.689
  7. UMK 2017 Kota Pekalongan Rp 1.623.750
  8. UMK 2017 Kabupaten Batang Rp 1.603.000
  9. UMK 2017 Kabupaten Jepara Rp 1.600.000
  10. UMK 2017 Kota Salatiga Rp 1.596.000
  11. UMK 2017 Kabupaten Pekalongan Rp 1.583.697,5
  12. UMK 2017 Kabupaten Magelang Rp 1.570.000
  13. UMK 2017 Kabupaten Karanganyar Rp 1.560.000
  14. UMK 2017 Kota Surakarta Rp 1.534.985
  15. UMK 2017 Kabupaten Klaten Rp 1.528.500
  16. UMK 2017 Kabupaten Purbalingga Rp 1.522.500
  17. UMK 2017 Kabupaten Boyolali Rp 1.519.289
  18. UMK 2017 Kabupaten Sukoharjo Rp 1.513.000
  19. UMK 2017 Kota Tegal Rp 1.499.500
  20. UMK 2017 Kabupaten Tegal Rp 1.487.000
  21. UMK 2017 Kabupaten Banyumas Rp 1.461.400
  22. UMK 2017 Kabupaten Pemalang Rp 1.460.000
  23. UMK 2017 Kabupaten Wonosobo Rp 1.457.100
  24. UMK 2017 Kota Magelang Rp 1.453.000
  25. UMK 2017 Kabupaten Purworejo Rp 1.445.000
  26. UMK 2017 Kabupaten Blora Rp 1.438.100
  27. UMK 2017 Kabupaten Grobogan Rp 1.435.000
  28. UMK 2017 Kabupaten Kebumen Rp 1.433.900
  29. UMK 2017 Kabupaten Temanggung Rp 1.431.500
  30. UMK 2017 Kabupaten Sragen Rp 1.422.585,52
  31. UMK 2017 Kabupaten Pati Rp 1.420.000
  32. UMK 2017 Kabupaten Brebes Rp 1.418.100
  33. UMK 2017 Kabupaten Rembang Rp 1.408.000
  34. UMK 2017 Kabupaten Wonogiri Rp 1.401.000
  35. UMK 2017 Kabupaten Banjarnegara Rp 1.370.000

Tabel UMK Jateng Tahun 2017 (Tertinggi - Terendah)



UMK 2016

Seiring diterbitkannya Pergub jateng No 560/66/2015 tanggal 20 November 2015, maka Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Tengah 2016 resmi ditetapkan. UMK ini berlaku mulai 1 Januari 2016 di seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

UMK tertinggi masih dipegang Kota Semarang yakni mencapai Rp 1.909.000. Sementara UMK yang terendah dipegang Kabupaten Banjarnegara Rp 1.265.000. Secara persentase rata-rata sebesar 16% kenaikan tertinggi 35% dinikmati Kabupaten Cilacap Wilayah Barat serta kenaikan terendah Kabupaten Magelang dengan 10,7%.

Penentuan besar upah sebagian besar ditentukan dengan menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 65 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Hanya Kabupaten Demak, Wonosobo, dan Pati yang sudah menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 tentang Pengupahan.

Seperti diketahui PP tersebut mengatur bahwa kenaikan upah memperhitungkan persentase inflasi dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).
Formula upah minimum yang baru = upah minimum saat ini + {upah minimum x (persentase inflasi + persentase pertumbuhan produk domestik bruto yang sedang berjalan)}
Sebagai ilustrasi misalnya inflasi tahun 2015 sebesar 6% dan pertumbuhan PDB (atau ekonomi) sebesar 5% maka kenaikan UMK minimal 11%.

Berikut pokok-pokok dalam Pergub No 560/66/2015:
  1. Upah minimum yang dimaksud adalah upah bulanan terendah, terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap.
  2. Upah minimum hanya berlaku bagi Pekerja/Buruh dengan tingkat paling rendah yang mempunyai masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.
  3. Upah pekerja dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebihditetapkan sesuai kesepakatan antara pekerja/buruh atau serikat pekerja/buruh dengan pengusaha secara bipartit, dengan mempertimbangkan produktivitas dan kemampuan perusahaan.
  4. Pengusaha yang tidak mampu melaksanakan ketentuan upah minimum dapat mengajukan penangguhan upah minimum kepada Gubernur Jawa Tengah atau pejabat yang ditunjuk sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku paling lambat 10 hari sebelum berlakunya keputusan.
  5. Pengusaha yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan upah minimum dilarang mengurangi atau menurunkan besarnya upah yang telah diberikan.
Daftar UMK Jawa Tengah 2016 :

1. UMK Kota Semarang Rp 1.909.000
2. UMK Kabupaten Demak Rp 1.745.000
3. UMK Kabupaten Kendal Rp 1.639.600
4. UMK Kabupaten Semarang Rp 1.610.000
5. UMK Kota Salatiga Rp1.450.953
6. UMK Kabupaten Grobogan Rp 1.305.000
7. UMK Kabupaten Blora Rp 1.328.500
8. UMK Kabupaten Kudus Rp 1.608.200
9. UMK Kabupaten Jepara Rp 1.350.000
10.UMK Kabupaten Pati Rp 1.310.000
11. UMK Kabupaten Rembang Rp 1.300.000
12. UMK Kabupaten Boyolali Rp 1.403.500
13. UMK Kota Surakarta Rp 1.418.000
14. UMK Kabupaten Sukoharjo Rp 1.396.000
15. UMK Kabupaten Sragen Rp 1.300.000
16. UMK Kabupaten Karanganyar Rp 1.420.000
17. UMK Kabupaten Wonogiri Rp 1.293.000
18. UMK Kabupaten Klaten Rp 1.400.000
19. UMK Kota Magelang Rp 1.341.000
20. UMK Kabupaten Magelang Rp 1.410.000
21. UMK Kabupaten Purworejo Rp 1.300.000
22. UMK Kabupaten Wonosobo Rp 1.326.000
23. UMK Kabupaten Kebumen Rp 1.324.600
24. UMK Kabupaten Banyumas Rp 1.350.000
25a. UMK Kabupaten Cilacap Wilayah Kota Rp 1.608.000
25b. UMK Kabupaten Cilacap Wilayah Timur Rp 1.490.000
25c. UMK Kabupaten Cilacap Wilayah Barat Rp 1.483.000
26. UMK Kabupaten Temanggung Rp 1.313.000
27. UMK Kabupaten Banjarnegara Rp1.265.000
28. UMK Kabupaten Purbalingga Rp1.377.500
29. UMK Kabupaten Batang Rp1.467.500
30. UMK Kota Pekalogan Rp1.500.000
31. UMK Kabupaten Pekalongan Rp1.463.000
32. UMK Kabupaten Pemalang Rp 1.325.000
33. UMK Kota Tegal Rp1.385.000
34. UMK Kabupaten Tegal Rp 1.373.000
35. UMK Kabupaten Brebes Rp1.310.000

Perbandingan UMK Jateng 2016 dan 2015


UMK Jawa Barat Tahun 2017

UMK 2017

Dasar Hukum
: Surat Keputusan Gubernur dengan nomor 561/Kep. 1191-Bangsos/2016 tertanggal 21 November 2016 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2017.

Kenaikan : 8,25 %

Daftar UMK Jabar 2017:
  1. UMK 2017 Kabupaten Majalengka Rp 1.525.632
  2. UMK 2017 Kota Cirebon Rp 1.741.682,96
  3. UMK 2017 Kabupaten Cirebon Rp 1.723.578,15
  4. UMK 2017 Kabupaten Kuningan Rp 1.477.352,7
  5. UMK 2017 Kabupaten Indramayu Rp 1.803.239,33
  6. UMK 2017 Kabupaten Garut Rp 1.538.909
  7. UMK 2017 Kabupaten Tasikmalaya Rp 1.767.029,7
  8. UMK 2017 Kota Tasikmalaya Rp 1.776.686
  9. UMK 2017 Kabupaten Ciamis Rp 1.475.792,82
  10. UMK 2017 Kota Banjar Rp 1.437.522,11
  11. UMK 2017 Kabupaten Pangandaran Rp 1.433.901,15
  12. UMK 2017 Kota Depok Rp 3.297.489
  13. UMK 2017 Kabupaten Bogor Rp 3.204.551,81
  14. UMK 2017 Kota Bogor Rp 3.272.143
  15. UMK 2017 Kabupaten Sukabumi Rp 2.376.558,39
  16. UMK 2017 Kota Sukabumi Rp 1.985.494
  17. UMK 2017 Kabupaten Cianjur Rp 1.989.115
  18. UMK 2017 Kota Bandung Rp 2.843.662,55
  19. UMK 2017 Kabupaten Bandung Rp 2.463.461,49
  20. UMK 2017 Kabupaten Bandung Barat Rp 2.468.289,44
  21. UMK 2017 Kabupaten Sumedang Rp 2.463.461,49
  22. UMK 2017 Kota Cimahi Rp 2.463.461
  23. UMK 2017 Kota Bekasi Rp 3.601.650
  24. UMK 2017 Kabupaten Bekasi Rp 3.530.438,44
  25. UMK 2017 Kabupaten Karawang Rp 3.605.272
  26. UMK 2017 Kabupaten Purwakarta Rp 3.169.549,17
  27. UMK 2017 Kabupaten Subang Rp 2.327.072
Tabel UMK Jabar Tahun 2017 (Tertinggi - Terendah)



UMK 2016

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2016 di Jawa Barat mulai berlaku tanggal 1 Januari 2016. Hal ini berdasarkan ketetapan Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 561/Kep. 1322-Bangsos/2015 tanggal 20 November 2015.

Penentuan UMK 2016 sepenuhnya menggunakan formulasi seperti dalam PP No &8 Tahun 2015 yang memperhitungkan besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga kenaikan rata-rata UMK 2016 dibandingkan UMK 2016 didapatkan angka 11,5 persen.

Kabupaten Karawang tetap menjadi daerah dengan UMK paling tinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya, yakni Rp 3.330.505. Disusul di belakangnya Kabupaten Bekasi dengan UMK sebesar Rp 3.261.375. UMK terendah dipegang oleh Kabupaten Pangandaran dengan nilai Rp 1.324.620.

Daftar UMK Jabar 2016 :
  1. UMK Kota Banjar Rp 1.327.965
  2. UMK Kabupaten Cianjur Rp 1.837.520
  3. UMK Kabupaten Cirebon Rp 1.592.220
  4. UMK Kota Cirebon Rp 1.608.945
  5. UMK Kota Sukabumi Rp 1.834.175
  6. UMK Kota Tasikmalaya Rp 1.641.280
  7. UMK Kabupaten Bekasi Rp 3.261.375
  8. UMK Kabupaten Kuningan Rp 1.364.760
  9. UMK Kabupaten Garut Rp 1.421.625
  10. UMK Kabupaten Majalengka Rp 1.409.360
  11. UMK Kota Bandung Rp 2.626.940
  12. UMK Kabupaten Bogor Rp 2.960.325
  13. UMK Kabupaten Tasikmalaya Rp 1.632.360
  14. UMK Kabupaten Ciamis Rp 1.363.319
  15. UMK Kabupaten Pangandaran Rp 1.324.620
  16. UMK Kabupaten Indramayu Rp 1.665.810
  17. UMK Kabupaten Bandung Rp 2.275.715
  18. UMK Kabupaten Bandung Barat Rp 2.280.175
  19. UMK Kabupaten Sumedang Rp 2.275.715
  20. UMK Kota Cimahi Rp 2.275.715
  21. UMK Kota Depok Rp 3.046.180
  22. UMK Kota Bogor Rp 3.022.765
  23. UMK Kabupaten Sukabumi Rp 2.195.435
  24. UMK Kota Bekasi Rp 3.327.160
  25. UMK Kabupaten Karawang Rp 3.330.505
  26. UMK Kabupaten Purwakarta Rp 2.927.990
  27. UMK Kabupaten Subang Rp 2.149.720

Perbandingan UMK Jawa Barat 2016 dan 2015


Nov 20, 2016

UMK Palembang 2017 Sebesar Rp 2.484.000

UMK 2016

UMK Kota Pelembang 2017 naik menjadi Rp 2.484.000, hal ini berdsarkan keputusan Walikota melalui surat edarannya dengan Nomor 01/SE/Disnaker/2017.
Angka ini dibandingkan tahun 2016 meningkat sebesar 8,28 % atau secara nominal mencapai Rp 190.000. Persentase ini sedikit lebih tinggi dari pada rata-rata nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 8,25 %. Seperti diketahui penetapam upah minimum sekarang menggunakan formula tingkat inflasi ditambah tingkat pertumbuhan ekonomi. Sehingga persentase kaniakan upah minimum disamaratakan.

Tren kenaikan UMK Palembang (7) tujuh tahun terakhir :



UMK 2016

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang tahun menjadi Rp 2.294.000 naik Rp 241.000 dibandingkan UMK tahun 2015. Peningkatan sebesar 11,73% ini lebih tinggi sedikit dari rata-rata nasional (11,5%). Ketentuan ini mulai berlaku per 1 Januari 2016.

Besaran UMK yang dikeluarkan Pemkot Palembang juga mengacu pada Upah Minimun Provinsi (UMP) Sumsel sebesar Rp 2.206.000 yang menjadi salah satu patokan seluruh Kabupaten/Kota dalam menentukan besaran kenaikan upah minimum.

UMK Palembang diberikan per bulan dengan standar 7 (tujuh) jam kerja dalam sehari dan/atau 40 (empat puluh) jam seminggu.

Bagi perusahaan yang telah memberikan upah yang lebih tinggi dari ketentuan upah minimum Kota Palembang yang ditetapkan dilarang engurangi atau menurunkan upah sesuai dengan ketentuan Pasal 15 Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor & Tahun 2013 tentang upah minimum.



Nov 18, 2016

UMK Jawa Timur 2017

UMK Jatim 2017

Dasar Hukum : Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 121 Tahun 2016 tanggal 18 November 2016 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2017

Kenaikan : 8,25%

Daftar UMK Jawa Timur 2017
  1. UMK 2017 Kota Surabaya Rp 3.296.212,5
  2. UMK 2017 Kabupaten Gresik Rp 3.293.506,25
  3. UMK 2017 Kabupaten Sidoarjo Rp 3.290.800
  4. UMK 2017 Kabupaten Pasuruan Rp 3.288.093,75
  5. UMK 2017 Kabupaten Mojokerto Rp 3.279.975
  6. UMK 2017 Kabupaten Malang Rp 2.368.510
  7. UMK 2017 Kota Malang Rp 2.272.167
  8. UMK 2017 Kota Batu Rp 2.193.145
  9. UMK 2017 Kabupaten Jombang Rp 2.082.730
  10. UMK 2017 Kabupaten Tuban Rp 1.901.952,5
  11. UMK 2017 Kota Pasuruan Rp 1.901.952,5
  12. UMK 2017 Kabupaten Probolinggo Rp 1.879.220
  13. UMK 2017 Kabupaten Jember Rp 1.763.392,5
  14. UMK 2017 Kota Probolinggo Rp 1.735.247,5
  15. UMK 2017 Kota Mojokerto Rp 1.735.247,5
  16. UMK 2017 Kabupaten Banyuwangi Rp 1.730.917,5
  17. UMK 2017 Kabupaten Lamongan Rp 1.702.772,5
  18. UMK 2017 Kota Kediri Rp 1.617.255
  19. UMK 2017 Kabupaten Bojonegoro Rp 1.582.615
  20. UMK 2017 Kabupaten Kediri Rp 1.576.120
  21. UMK 2017 Kabupaten Nganjuk Rp 1.555.552,5
  22. UMK 2017 Kabupaten Sampang Rp 1.537.150
  23. UMK 2017 Kabupaten Lumajang Rp 1.533.902,5
  24. UMK 2017 Kabupaten Tulungagung Rp 1.530.655
  25. UMK 2017 Kabupaten Bondowoso Rp 1.527.407,5
  26. UMK 2017 Kabupaten Bangkalan Rp 1.520.912,5
  27. UMK 2017 Kabupaten Pamekasan Rp 1.513.335
  28. UMK 2017 Kabupaten Sumenep Rp 1.509.005
  29. UMK 2017 Kabupaten Situbondo Rp 1.509.005
  30. UMK 2017 Kota Madiun Rp 1.501.427,5
  31. UMK 2017 Kabupaten Madiun Rp 1.487.355
  32. UMK 2017 Kabupaten Ngawi Rp 1.461.375
  33. UMK 2017 Kabupaten Blitar Rp 1.450.550
  34. UMK 2017 Kota Blitar Rp 1.444.055
  35. UMK 2017 Kabupaten Ponorogo Rp 1.388.847,5
  36. UMK 2017 Kabupaten Trenggalek Rp 1.388.847,5
  37. UMK 2017 Kabupaten Pacitan Rp 1.388.847,5
  38. UMK 2017 Kabupaten Magetan Rp 1.388.847,5


UMK Jatim 2016

Upah Minimum Kabupaten/kota untuk 38 kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2016 resmi ditetapkan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 68 Tahun 2015 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur Tahun 2016 tanggal 20 November 2015.

Berdasarkan Pergub tersebut yang efektif berlaku mulai 1 januari 2016 dapat dilihat UMK tertinggi masih dipegang Kota Surabaya sebesar Rp 3.045.000.

Sedangkan, nilai terendah UMK tahun depan yakni Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Magetan yang besaran  Rp 1.283.000.

Poin-poin pokok dalam Pergub Nomor 68 Tahun 2015:
  1. Upah Minimum Kabupaten/Kota hanya berlaku bagi pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.
  2. Perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota dilarang mengurangi atau menurunkan upah.
  3. Perusahaan dilarang membayar upah lebih rendah dari ketetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota 
  4. Bagi perusahaan yang tidak mampu melaksanakan Upah Minimum Kabupaten/Kota dapat mengajukan penangguhan pelaksanaan Upah Minimum kepada Gubernur Jawa Timur.

Nov 16, 2016

Upah Minimum Kabupaten/Kota UMK di Kalbar 2017

UMK 2017
  1. UMK 2017 Kabupaten Ketapang Rp 2.478.000
  2. UMK 2017 Kabupaten Kapuas Hulu Rp 2.028.000
  3. UMK 2017 Kabupaten Sintang Rp 2.025.000
  4. UMK 2017 Kabupaten Bengkayang Rp 2.013.450
  5. UMK 2017 Kota Singkawang Rp 1.991.529
  6. UMK 2017 Kabupaten Sanggau Rp 1.973.425
  7. UMK 2017 Kota Pontianak Rp 1.972.000
  8. UMK 2017 Kabupaten Melawi Rp 1.948.500
  9. UMK 2017 Kabupaten Sekadau Rp 1.931.180
  10. UMK 2017 Kabupaten Kubu Raya Rp 1.907.400
  11. UMK 2017 Kabupaten Mempawah Rp 1.901.005
  12. UMK 2017 Kabupaten Kayong Utara belum ditetapkan
  13. UMK 2017 Kabupaten Landak belum ditetapkan
  14. UMK 2017 Kabupaten Sambas belum ditetapkan
Daftar upah minimum Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat Tahun 2017


UMK 2016

Sesuai SK Gubernur Nomor 827/Disnakertrans/2015 tanggal 29 Oktober 2015 upah minimum provinsi (UMP) Kalimantan Barat tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 1.739.400. Angka ini naik 11,5% dari UMP tahun 2015 Rp 1.560.000.

Menyusul penetapan UMP maka sesuai ketentuan Kepala pemerintah daerah/kota mengajukan usulan upah minimum kota/kota kabupaten kepada Gubernur untuk ditetapkan. UMK ini juga mencakup upah sektoral minimum kab/kota (UMSK) bila ada. UMK dan upah sektoral tidak boleh lebih rendah dari UMP.

Berikut daftar upah minimum Kabupaten/Kota dan upah sektoral minimum di Kalbar yang sudah ditetapkan:
  1. UMK Kabupaten Kapuas Hulu Rp 1.784.000 dan UMSK Rp 1.895.500
  2. UMK Kabupaten Kayong Utara Rp 1.987.975 dan UMSK Rp 2.150.000
  3. UMK Kabupaten Ketapang Rp 2.007.000 dan UMSK Rp 2.110.000
  4. UMK Kabupaten Landak Rp 1.801.583 dan UMSK Rp 1.891.662
  5. UMK Kabupaten Melawi Rp 1.800.000 dan UMSK Rp 1.803.000
  6. UMK Kabupaten Sambas Rp 1.839.750 dan UMSK Rp 1.934.525
  7. UMK Kota Pontianak Rp 1.816.000
  8. UMK Kota Singkawang Rp 1.839.750
  9. UMK Kabupaten Bengkayang Rp 1.860.000
  10. UMK Kabupaten Kubu Raya Rp 1.761.700
  11. UMK Kabupaten Mempawah Rp 1.75.6125
  12. UMK Kabupaten Sanggau Rp 1.823.025
  13. UMK Kabupaten Sekadau Rp 1.784.000
  14. UMK Kabupaten Sintang Rp 1.800.000

Nov 10, 2016

Update Tarif Listrik 1300 VA dan 2200 VA

Sesuai peraturan yang ada tarif listrik dapat berubah naik atau turun berdasarkan 3 faktor yang mempengaruhi yakni nilai rupiah terhadap dollar, harga minyak dan inflasi. Skema ini sering disebut tariff adjustment yang berlaku bagi 12 golongan tarif listrik  dan mulai berlaku per 1 januari 2015.

Namun untuk 2 golongan tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA Pemerintah dan PLN mengambil kebijakan untuk menunda penerapannya. Baru mulai bulan Desember 2015 pelanggan PLN kedua golongan tersebut diberlakukan mekanisme tariff adjusment menyusul 10 golongan tarif lainnya.

Tarif per November 2016

Tarif listrik pada November 2016 di Tegangan Rendah (TR) menjadi Rp 1.462/kWh naik Rp2/Kwh, Dengan kata lain tarif listrik golongan rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.462 per kWh.

Sedangkan tarif listrik di Tegangan Menengah (TM) menjadi Rp 1.113/kWh (naik Rp2/Kwh), tarif listrik di Tegangan Tinggi (TT) menjadi Rp 996/kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus menjadi Rp 1.633/kWh.



Tarif per Oktober 2016

Tarif listrik bulan September relatif stagnan dengan kenaikan rata-rata Rp 2/kWh. Tarif listrik golongan rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.460 per kWh. Selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per September 2016:
  1. Daya 1.300 VA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  2. Daya 2.200 VA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.111 per kvArh - naik Rp 2/kvArh
  7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.111 per kvArh - naik Rp 2/kvArh
  8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 995 per kvArh - naik Rp 1/kvArh
  9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.111 per kvArh - naik Rp 2/kvArh
  11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
  12. Layanan khusus Rp 1.630 - naik Rp 2


Tarif per September 2016

Tarif listrik bulan September naik relatif tinggi dengan peningkatan rata - rata 3 %. Bahkan tarif listrik bulan Sptember merupakan tarif tertinggi selama tahun 2016.

Untuk golongan dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.458 per kWh atau naik Rp 48/kWh. Begitu pula golongan rumah tangga lainnya naik dengan besaran yang sama, selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per September 2016:
  1. Daya 1.300 VA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  2. Daya 2.200 VA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.110 per kvArh - naik Rp 25/kvArh
  7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.110 per kvArh - naik Rp 25/kvArh
  8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 971 per kvArh - naik Rp 25/kvArh
  9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.110 per kvArh - naik Rp 25/kvArh
  11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
  12. Layanan khusus Rp 1.628 - naik Rp 34


Tarif Listrik per 1 Agustus 2016

Dibandingkan bulan Juli 2016, Tarif listrik per 1 Agustus turun sebesar Rp 3/kWh untuk golongan dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.410 per kWh.  Begitu pula golongan rumah tangga lainnya turun dengan besaran yang sama, selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per Agustus 2016:
  1. Daya 1.300 VA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  2. Daya 2.200 VA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.085 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
  7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.085 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
  8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 971 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
  9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.085 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
  11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
  12. Layanan khusus Rp 1.594 - turun Rp 54

Tarif Listrik per 1 Juli 2016

Dikutip dari beberapa portal berita Direktur Utama PLN mengatakan untuk periode Jul 2016 tarif listrik naik rata-rata Rp 8 per Kilo Watt hour (KWh) dibandingkan bulan Juni 2016. Namun kenyataannya berdasarkan rilis resmi dari PLN tarif listrik untuk 12 golongan mengalami kenaikan rata-rata Rp 44/kwh atau 4%, bahkan untuk golongan rumah tangga tarifnya mencapai Rp 1.412,66 per Kwh atau naik Rp 48 per KWh.

Berikut daftarnya:
  1. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  5. Tarif listrik Bisnis dan token prabayar daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  6. Tarif listrik  Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.087 per kWh - naik Rp 37/kWh
  7. Tarif listrik Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.087 per kWh - naik Rp 37/kWh
  8. Tarif listrik Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 973 per kWh - naik Rp 33/kWh
  9. Tarif listrik Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  10. Tarif listrik Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.087 per kWh - naik Rp 37/kWh
  11. Tarif listrik Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
  12. Tarif listrik Layanan khusus Rp 1.597 per kWh - naik Rp 54/kWh

Tarif Listrik per 1 Juni 2016
  1. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  5. Tarif listrik Bisnis dan token prabayar daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  6. Tarif listrik  Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.050 per kWh - naik Rp 9/kWh
  7. Tarif listrik Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.050 per kWh - naik Rp 9/kWh
  8. Tarif listrik Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 940 per kWh - naik Rp 8/kWh
  9. Tarif listrik Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  10. Tarif listrik Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.050 per kWh - naik Rp 9/kWh
  11. Tarif listrik Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
  12. Tarif listrik Layanan khusus Rp 1.543 per kWh - naik Rp 13/kWh 

Tarif Listrik per 1 Mei 2016 

  1. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  5. Tarif listrik Bisnis dan token prabayar daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  6. Tarif listrik  Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.041 per kWh - naik Rp 8/kWh
  7. Tarif listrik Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.041 per kWh - naik Rp 8/kWh
  8. Tarif listrik Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 932 per kWh - naik Rp 7/kWh
  9. Tarif listrik Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  10. Tarif listrik Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.041 per kWh - naik Rp 8/kWh
  11. Tarif listrik Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
  12. Tarif listrik Layanan khusus Rp 1.530 per kWh - naik Rp 12/kWh

Tarif Listrik per April 2016 

  1.  Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  5. Tarif listrik Bisnis dan token prabayar daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  6. Tarif listrik  Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.033 per kWh - turun Rp 9/kWh
  7. Tarif listrik Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.033 per kWh - turun Rp 9/kWh
  8. Tarif listrik Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 925 per kWh - turun Rp 8/kWh
  9. Tarif listrik Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  10. Tarif listrik Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.033 per kWh - turun Rp 9/kWh
  11. Tarif listrik Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
  12. Tarif listrik Layanan khusus Rp 1.517 per kWh - turun Rp 14/kWh

Oct 31, 2016

UMK DIY 2017

Gubernur DIY telah menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Besaran kenaikan mengacu pada angka yang sudah ditetapkan pemerintah dengan kenaikan sebesar 8,25% dibandingkan UMK 2016.

UMP DI Yogyakarta sendiri ditetapkan sebesar Rp 1.337.645,25. Dengan demikian UMK Kota Yogyakarta masih tetap yang tertinggi dengan jumlah Rp 1.572.200, selanjutnya disusul Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan terakhir Kabupaten Gunung Kidul.

Kenaikan UMK DIY 2017


Daftar UMK DIY 2017
  1. Kota Yogyakarta Rp 1.572.200
  2. Kabupaten Sleman  Rp 1.448.385
  3. Kabupaten Bantul  Rp 1.404.760
  4. Kabupaten Kulon Progo  Rp 1.373.600
  5. Kabupaten Gunungkidul Rp 1.337.650


UMK DIY 2016

Upah Minimum Kabupaten/Kota DIY tahun 2016 telah ditetapkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X pada tanggal 30/10/2015 yang lalu.

UMK 2016 tersebut mengalami kenaikan rata-rata sebesar 11,5 % dari tahun 2015. Penetapan UMK DIY telah menggunakan PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan dan sesuai dengan kondisi nyata di kabupaten dan kota.

Seperti diketahui PP tersebut mengatur bahwa kenaikan upah memperhitungkan persentase inflasi dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Formula upah minimum yang baru = upah minimum saat ini + {upah minimum x (persentase inflasi + persentase pertumbuhan produk domestik bruto yang sedang berjalan)}

Berikut daftar UMK DIY 2016


Oct 25, 2016

Upah Minimum Provinsi UMP 2017

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2017 naik sebesar 8,25%. Angka tersebut diperoleh dari asumsi inflasi 3,07% dan pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebesar 5,18%.
  • Inflasi 3,07% dihitung dari September tahun lalu ke September tahun berjalan atau year on year (yoy).
  • Pertumbuhan ekonomi 5,18 dihitung dari Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III dan IV tahun sebelumnya dan kuartal I dan II tahun berjalan.
UMP 2017

Seluruh 34 Pemerintah Provinsi telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) terbaru yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2017 berikut daftarnya :
  1. UMP 2017 NAD Aceh Rp 2.500.000
  2. UMP 2017 Sumatera Utara Rp 1.961.354
  3. UMP 2017 Jambi  Rp 2.063.000
  4. UMP 2017 Bengkulu  Rp 1.730.000
  5. UMP 2017 Bangka Belitung Rp 2.534.673
  6. UMP 2017 Riau  Rp 2.266.722
  7. UMP 2017 Sumatera Barat Rp 1.949.284
  8. UMP 2017 Kepulauan Riau Rp 2.358.454
  9. UMP 2017 Sumatera Selatan Rp 2.388.000
  10. UMP 2017 Lampung  Rp 1.908.447
  11. UMP 2017 Banten  Rp 1.931.180
  12. UMP 2017 DKI Jakarta Rp 3.355.750
  13. UMP 2017 Jawa Barat Rp 1.420.624
  14. UMP 2017 Jawa Tengah Rp 1.367.000
  15. UMP 2017 DIY Rp 1.337.645
  16. UMP 2017 Jawa Timur Rp 1.388.000
  17. UMP 2017 Bali  Rp 1.956.727
  18. UMP 2017 Kalimantan Barat Rp 1.882.900
  19. UMP 2017 Kalimantan Selatan Rp 2.258.000
  20. UMP 2017 Kalimantan Tengah Rp 2.222.986
  21. UMP 2017 Kalimantan Timur Rp 2.339.556
  22. UMP 2017 Kalimantan Utara Rp 2358800
  23. UMP 2017 NTB Rp 1.631.245
  24. UMP 2017 NTT Rp 1.650.000
  25. UMP 2017 Gorontalo  Rp 2.030.000
  26. UMP 2017 Sulawesi Barat Rp 2.017.780
  27. UMP 2017 Sulawesi Selatan Rp 2.500.000
  28. UMP 2017 Sulawesi Tengah Rp 1.807.775
  29. UMP 2017 Sulawesi Tenggara Rp 2.002.625
  30. UMP 2017 Sulawesi Utara Rp 2.598.000
  31. UMP 2017 Maluku  Rp 1.925.000
  32. UMP 2017 Maluku Utara Rp 1.975.000
  33. UMP 2017 Papua Barat Rp 2.416.855
  34. UMP 2017 Papua Rp 2.663.646


#####

Upah minimum merupakan Upah bulanan terendah yang terdiri atas upah tanpa tunjangan atau upah pokok termasuk tunjangan tetap. Upah minimum ini hanya berlaku bagi Pekerja/Buruh dengan masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun pada Perusahaan yang bersangkutan.

Sedangkan upah bagi Pekerja/Buruh dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih dirundingkan secara bipartit antara Pekerja/Buruh dengan Pengusaha di Perusahaan yang bersangkutan.

Ada 3 macam kategori atau jenis upah minimum, yaitu:
  1. Upah Minimum Provinsi (UMP)
  2. Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK)
  3. Upah Minimum Sektoral Provinsi
  4. Upah Minimum Sektoral Kota/Kabupaten
Gubernur sebagai kepala daerah wajib menetapkan Upah minimum provinsi. Selain itu Gubernur menetapkan Upah minimum kabupaten/kota dengan memperhatikan rekomendasi bupati/walikota serta saran dan pertimbangan dewan pengupahan provinsi. UMK dan Upah Minimu Sektoral harus lebih besar dari Upah minimum provinsi di provinsi yang bersangkutan.

Penetapan UMP dan UMK sebagaimana dimaksud dihitung berdasarkan formula perhitungan Upah minimum yang dirumuskan dalam PP no 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Sedangkan Upah minimum sektoral provinsi dan/atau kabupaten/kota berdasarkan hasil kesepakatan asosiasi pengusaha dengan serikat pekerja/serikat buruh pada sektor yang bersangkutan.

PP No 78 Tahun 2015 menegaskan penetapan Upah minimum dilakukan setiap tahun berdasarkan kebutuhan hidup layak dan dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi dengan formula sebagai berikut:

Formula perhitungan Upah minimum:

UMn = UMt + {UMt x (Inflasit + % Δ PDBt )}

Keterangan:

- UMn : Upah minimum yang akan ditetapkan.
- UMt : Upah minimum tahun berjalan
- Inflasit : Inflasi yang dihitung dari periode September tahun yang lalu sampai dengan periode September tahun berjalan.
- Δ PDBt : Pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang dihitung dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang mencakup periode kwartal III dan IV tahun sebelumnya dan periode kwartal I dan II tahun berjalan.

Formula perhitungan Upah minimum adalah Upah minimum tahun berjalan ditambah dengan hasil perkalian antara Upah minimum tahun berjalan dengan penjumlahan tingkat inflasi nasional tahun berjalan dan tingkat pertumbuhan Produk Domestik Bruto tahun berjalan.

Contoh:

UMt : Rp. 2.000.000,00
Inflasit : 5%
Δ PDBt : 6%

UMn = UMt + {UMt x (Inflasit + % Δ PDBt)}

UMn = Rp. 2.000.000,00 + {Rp. 2.000.000,00 x (5% + 6%)}
= Rp. 2.000.000,00 + {Rp. 2.000.000,00 x 11%}
= Rp. 2.000.000,00 + Rp. 220.000,00
= Rp. 2.220.000,00

UMP 2016

Daftar Upah Minimum Provinsi - UMP 2016 : 
  1. UMP NAD Aceh Rp 2.118.500
  2. UMP Sumatera Utara Rp 1.811.875
  3. UMP Jambi  Rp 1.906.650
  4. UMP Bengkulu  Rp 1.605.000
  5. UMP Bangka Belitung Rp 2.341.500
  6. UMP Riau  Rp 2.095.000
  7. UMP Sumatera Barat Rp 1.800.725
  8. UMP Kepulauan Riau Rp 2.178.710
  9. UMP Lampung  Rp 1.763.000
  10. UMP Banten  Rp 1.784.000
  11. UMP DKI Jakarta Rp 3.100.000
  12. UMP Bali  Rp 1.807.600
  13. UMP Kalimantan Barat Rp 1.739.400
  14. UMP Kalimantan Selatan Rp 2.085.050
  15. UMP Kalimantan Tengah Rp 2.057.550
  16. UMP Kalimantan Timur Rp 2.161.253
  17. UMP Kalimantan Utara Rp 2.175.340
  18. UMP NTB Rp 1.482.950
  19. UMP Gorontalo  Rp 1.875.000
  20. UMP Sulawesi Barat Rp 1.864.000
  21. UMP Sulawesi Selatan Rp 2.250.000
  22. UMP Sulawesi Tengah Rp 1.670.000
  23. UMP Sulawesi Tenggara Rp 1.850.000
  24. UMP Sulawesi Utara Rp 2.400.000
  25. UMP Maluku  Rp 1.775.000
  26. UMP Maluku Utara Rp 1.681.266
  27. UMP Papua Barat Rp 2.237.000
Perbandingan UMP Provinsi 2016 dan UMP 2015


Lima Provinsi yakni Provinsi Jatim, Jabar, Jateng dan DIY dan Banten langsung menetapkan Upah minimum Kabupaten/Kota dengan besaran sudah ditetapkan untuk masing-masing Kabupaten/Kota.

Oct 18, 2016

Tarif Tol Jakarta Cikampek

Berdasarkan dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 799/KPTS/M/2016 Tanggal 14 Oktober 2016 Tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Tol Jakarta-Cikampek, maka pada 22 Oktober 2016 Pukul 00.00 akan diberlakukan tarif baru.

Penyesuaian tarif tol ini telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol bahwa Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali oleh BPJT berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi.

Berdasarkan data yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi terendah di wilayah yang dilalui jalan tol yakni wilayah Bekasi yaitu 8,13 persen sehingga tarif tol terjauh untuk golongan I yang semula Rp 13.500 menjadi Rp 15.000

Tarif Tol Jakarta CIkampek per 22 Oktober 2016:
  1. Golongan I Rp 15.000
  2. Golongan II Rp 23.500
  3. Golongan III Rp 30.000
  4. Golongan IV Rp 37.000
  5. Golongan V Rp 44.000



Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai dioperasikan oleh Jasa Marga semenjak tahun 1988. Jalan Tol yang meghubungkan Kota Jakarta dengan Cikampek. Jalan tol ini melintasi Kota Jakarta Timur, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Purwakarta.

Panjang jalan :
Jalan Utama : 72 km
Jalan Akses : 11 km

Gerbang Tol
  • Cawang (km 0) menuju Gerbang awal (arah Cikampek, Bandung) dan Gerbang akhir (arah Jakarta, Bogor), Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta, Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok
  • Halim (Km 1) - Halim Perdanakusuma Cawang, Cililitan, Halim PK, Jalan Tol Jagorawi, Bandar Udara Halim Perdanakusuma
  • Pondok Gede Barat (km 4) - Pondok Gede, Jatiwaringin, Pondok Kelapa
  • Pondok Gede Timur (km 8,4) - Jatibening, Cikunir
  • Cikunir (km 9,5) - Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
  • Bekasi Barat (km 13) - Bekasi Barat, Pekayon
  • Bekasi Timur (km 16) - Bekasi Timur, Bulak Kapal, Bantar Gebang
  • Tambun (km 21) - Grand Wisata, Tambun, Mustika Jaya, Setu
  • Cibitung (Km 24) - Cibitung, Kawasan Industri MM 2100
  • Cikarang Utama (Km 29) - Pintu gerbang utama (pengganti GT Pondok Gede Timur dan GT Padalarang Barat (Purbaleunyi))
  • Cikarang Barat (Km 31) - Cikarang Barat, Lemahabang
  • Cibatu (Km 34,7) - Kawasan Industri Lippo Cikarang, Cibatu, Jayamukti
  • Cikarang Timur (Km 37) - Cikarang Pusat, Pasirranji, Sukamahi, Kota Delta Mas
  • Karawang Barat (Km 47) - Karawang Barat, Kawasan Industri KIIC, Rengasdengklok, San Diego Memorial Park
  • Karawang Timur (Km 54) - Karawang Timur, Klari, Kawasan Industri Surya Cipta
  • Dawuan Interchange (Km 67) - Jalan Tol Cipularang, Jalan Tol Padaleunyi
  • Kalihurip (Km 68) - Bukit Indah, Kawasan Industri KIKC, Indotaisei, Dawuan, Cikampek Barat
  • Cikampek (Km 73) - Cikampek, Cikopo, Purwakarta
  • Cikopo (Km 77 ) - Gerbang akhir (ke Jalan Tol Cikopo-Palimanan) (arah Cikopo)
Tarif Tol Japek
  • Dasar Hukum : Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 539/KPTS/M/2014 tanggal 8 Oktober 2014.
  • Mulai Berlaku : 16 Oktober 2014
  • Kenaikan Selanjutnya : 16 Oktober 2016
  


Oct 17, 2016

Biaya Transaksi ATM Bersama dan ATM Prima

Biaya  transaksi di jaringan ATM Bersama dan ATM Prima masih menggunakan tarif yang berlaku mulai 15 November 2014. Jenis transaksi yang dikenakan tarif meliputi transfer, penarikan tunai dan cek saldo serta mengubah PIN. Namun ketika melakukan transaksi terjadi kegagalan atau saldo tidak cukup akan dibebankan biaya juga.

Berikut biaya maksimal ATM Bersama dan ATM Prima

Biaya ATM Bersama
1. Transfer Rp 7.500
2. Penarikan Tunai Rp 8.000
3. Cek Saldo Rp 4.000
4. Saldo tidak cukup Rp 3.000
5. Ubah PIN Rp 4.000

Biaya ATM PRIMA

1. Transfer Rp 7.500
2. Penarikan Tunai Rp 8.000
3. Cek Saldo Rp 4.000
4. Gagal Rp 2.500


ATM Bersama dan ATM Prima merupakan layanan yang memungkinkan nasabah suatu bank dapat menggunakan kartu ATM-nya untuk bertransaksi di mesin ATM bank lain yang termasuk dalam jaringan ATM Bersama dan ATM Prima.

Daftar Kode Bank ATM Bersama


Daftar Kode Bank ATM Prima