Persiapan Tol Trans Jawa pada Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2017

Diprediksi lalu lintas arus Mudik dan Balik Lebaran 2017 lebih sedikit lebih tinggi dibandingkan lalu lintas Lebaran 2016. Hal ini akibat penambahan ruas tol dari Brebes Timur sampai dengan Semarang meskipun kondisi jalan tol tersebut dioperasikan secara fungsional.

Dengan berfungsinya jalan tol Brebes Timur s/d Semarang berarti suah melewati 4 tempat lokasi yang selama ini menjadi titik macet selama arus mudik yakni Tegal, Batang, Pekalongan dan Alas Roban.

Kondisi fungsional artinya hanya kendaraan tertentu yang diijinkan masuk jalan tol dengan pembatasan kecepatan. Perlintasan hanya diperbolehkan 1 arah dengan dua lajur kendaraan. Keuntungan terkait fungsionalisasi jalan Pemerintah tidak akan memungut biaya atau gratis tanpa tarif tol.

Baca: Tarif Tol Mudik Jakarta - Brebes

Kondisi Minimum Jalur Fungsional Lebaran 2017
  1. Dapat dilintasi kendaraan 2 Lajur (1 arah) untuk arus mudik maupun arus balik
  2. Kecepatan Rencana 40 km/jam
  3. Perkerasan jalan timbunan + lean concrete (beton tebal 10 cm)
  4. Struktur (jembatan dan box) selesai atau jembatan sementara untuk 2 lajur
  5. Exit sementara pada rencana Simpang Susun (pertemuan Jalan Nasional/Provinsi/Kabupaten)
  6. Rambu, marka sementara dan perlengkapan keselamatan jalan
  7. Penerangan (PJU) di beberapa lokasi antara lain rest area, exit sementara dan gerbang tol.
  8. Lahan kosong untuk istirahat (rest area sementara) di beberapa lokasi sesuai kebutuhan
  9. Pemasangan patok dengan reflektor pada sisi kiri dan kanan jalur fungsional dengan jarak antara ± 25 m.
  10. Jalur Fungsional hanya untuk kendaraan roda 4 (pribadi), tidak untuk kendaraan truk , bis dan roda 2
  11. Jalur Fungsional direkomendasikan untuk digunakan pada pagi hingga sore hari (pukul 06.00 s/d 18.00)
Kalau dihitung panjang jalan tol fungsional Trans Jawa selama Lebaran 2017 mencapai ± 397 km dengan jarak Brebes Timur s/d Ngaliyan sepanjang ± 145 Km dan Semarang s/d Surabaya ± 252 km (Fungsional: 165 km dan Operasi: 88 km).

Jalan Tol Fungsional Lebaran 2017 Trans Jawa 


Ruas Brebes Timur - Pemalang
Seksi 3 Brebes Timur-Tegal : 10 Km
Seksi 4 Tegal-Pemalang : 26.9 Km



Ruas Pemalang-Batang
Seksi 1 Pemalang - Pekalongan : 23.3 Km
Seksi 2 Pekalongan - Batang : 15.9 Km



Ruas Batang - Semarang
Seksi 1 Batang - Batang Timur : 3.2 Km
Seksi 2 Batang Timur - Weleri : 36.35 Km
Seksi 3 Weleri - Kendal : 11.05 Km
Seksi 4 Kendal - Kaliwungu : 13.5 Km
Seksi 5 Kaliwungu - Ngaliyan (Semarang) : 7.9 Km



Ruas Semarang - Solo
Seksi 3 Bawen - Salatiga : 17.6 Km



Ruas Solo-Ngawi
JC Kertosuro - SS Karanganyar (Segmen Sok) -Karanganyar) : 20.9 Km
Seksi 1 (Solo - Mantingan) Segmen Karanganyar - Sragen : 13.8 Km
Seksi 1 (Solo - Mantingan) Segmen Sragen -Mantingan : 21.35 Km
Seksi 2 Mantingan - Ngawi : 20 Km



Ruas Ngawi - Kertosono
Seksi 1 (Ngawi IC- Madiun IC) Segmen Klitik -Gulungan : 11 Km
Seksi II (Madiun IC-Caruban IC) Segmen Sawahan - Kedungjati : 6 Km
Seksi III (Caruban IC - Nganjuk IC) Segmen Purworejo - Wilangan : 18 Km



Ruas Kertosono - Mojokerto
Seksi II Jombang - Mojokerto Barat : 19.7 Km
Seksi II Jembatan Brantas - Pendekat : 0.2 Km



Ruas Mojokerto - Surabaya
Seksi IB Sepanjang - WRR : 4.3 Km
Seksi II WRR - Driyorejo : 5.07 Km
Seksi III Driyorejo Kriyan : 6.1 Km



Ruas Gempol - Pasuruan
Seksi 1 Paket A1 (Gempol - Bangil) : 6.8 Km
Seksi 1 Paket A2 (Bangil - Rembang) : 7.1 Km


Tarif Penyeberangan Ketapang Gilimanuk Terbaru 2017

Demi menjamin kelangsungan penyelenggaraan pelayanan angkutan penyeberangan antar provinsi perlu dilakukan penyesuaian tarif dengan berpedoman pada harga jenis eceran bahan bakar tertentu.

Tarif per 15 Mei 2017

Penumpang
  1. Dewasa  Rp 6.500
  2. Anak-anak  Rp 4.500
Kendaraan
  1. Gol I Sepeda  Rp 7.500
  2. Gol II Sepeda Motor Rp 24.000
  3. Gol III Sepeda Motor di atas 500 cc Rp 37.000
  4. Gol IV A Kendaraan Penumpang Rp 159.000
  5. Gol IV B Kendaraan Barang Rp 141.000
  6. Gol V A Kendaraan Penumpang (Bus Sedang) Rp 302.000
  7. Gol V B Kendaraan Barang Rp 242.000
  8. Gol VI A Kendaraan Penumpang (Bus Besar) Rp 495.000
  9. Gol VI B Kendaraan Barang Rp 395.000
  10. Gol VII Kendaraan panjang 10-12 M Rp 505.000
  11. Gol VIII Kenddaraan panjang 12-16 M Rp 732.000
  12. Gol IX Kendaraan Panjang > 16 M Rp 1.045.000

Tarif Per 6 April 2016 

Menyikapi turunnya harga BBM bersubsidi mulai 1 April 2016 tarif penyeberangan Ketapang - Gilimanuk ikut turun. Penyesuaian ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM.37 Tahun 2016, Tanggal 1 April 2016 Tentang Tarif Penyeberangan Litas Antar Propinsi dan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor: KD.114/OP.404/ASDP-2016 tanggal 6 April, tentang Tarif Tiket Terpadu Lintas Antar Propinsi pada Pelabuhan Penyeberangan, berikut daftarnya:
  1. Penumpang Dewasa Rp 6.000
  2. Penumpang Anak-anak Rp 4.000
  3. Kendaraan Golongan I Rp 7.000
  4. Kendaraan Golongan II Rp 22.000
  5. Kendaraan Golongan III Rp 34.000
  6. Kendaraan Golongan IV A Rp 138.000
  7. Kendaraan Golongan IV B Rp 124.000
  8. Kendaraan Golongan V A Rp 262.000
  9. Kendaraan Golongan V B Rp 210.000
  10. Kendaraan Golongan VI A Rp 436.000
  11. Kendaraan Golongan VI B Rp 347.000
  12. Kendaraan Golongan VII Rp 458.000
  13. Kendaraan Golongan VIII Rp 690.000
  14. Kendaraan Golongan IX Rp 1.000.000


Tarif Per 16 Januari 2016

Menyusul kebijakan pemerintah menurunkan BBM jenis solar tanggal 7 Januari 2016, tarif penyeberangan Ketapang-Gilimanuk turun mulai 16 Januari 2016, pukul 00.00. Penurunan tarif penyeberangan berlaku untuk semua golongan kendaraan dan penumpang, dengan angka bervariasi yakni penurunan tarif kendaraan rata-rata 4,9 persen, dan penumpang pejalan kaki sebesar 20,8 persen.

Dasar penurunan tersebut sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 5 Tahun 2016 tanggal 12 Januari 2016 tentang Tarif Penyeberangan Lintas Antar-Provinsi serta keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor KD.11/OP.404/ASDP-2016 tentang Tarif Terpadu Lintas Antar Provinsi pada Pelabuhan Penyeberangan di lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry

Tarif sudah termasuk asuransi, iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan jasa kepelabuhan.

Berikut tarif baru Penyeberangan Gilimanuk - Ketapang
  1. Penumpang Dewasa Rp 7.000
  2. Penumpang Anak-anak Rp 5.000
  3. Kendaraan olongan I Rp 8.000
  4. Kendaraan Golongan II Rp 24.000
  5. Kendaraan Golongan III Rp 37.000
  6. Kendaraan Golongan IV A Rp 146.000
  7. Kendaraan Golongan IV B Rp 131.000
  8. Kendaraan Golongan V A Rp 277.000
  9. Kendaraan Golongan V B Rp 223.000
  10. Kendaraan Golongan VI A Rp 461.000
  11. Kendaraan Golongan VI B Rp 368.000
  12. Kendaraan Golongan VII Rp 485.000
  13. Kendaraan Golongan VIII Rp 733.000
  14. Kendaraan Golongan IX Rp 1.087.000


Update Tarif Penyeberangan Merak - Bakauheni 2017

Sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 63 tahun 2015 tanggal 24 Maret 2015, tarif penyeberangan mengikuti perkembangan harga BBM. Jika terjadi kenaikan atau penurunan harga bahan bakar minyak, dilakukan penyesuaian tarif dan dilaksanakan paling lama 2 x 24 kam setelah harga BBM ditetapkan.

Tarif 5 Mei 2017
Mulai 15 Mei 2017 tarif penyeberangan Merak Bakauheni mengalami kenaikan rata-rata 10,45 persen. Kenikan ini berlaku untuk penumpang dan semua golongan kendaraan, berikut daftarnya:
  1.  Penumpang Dewasa Rp 15.000
  2.  Penumpang Anak - anak Rp 8.000
  3.  Kendaraan Golongan I Rp 22.000
  4.  Kendaraan Golongan II Rp 50.300
  5.  Kendaraan Golongan III Rp 114.000
  6.  Kendaraan Golongan IV Penumpang Rp 374.000
  7.  Kendaraan Golongan IV Barang Rp 326.095
  8.  Kendaraan Golongan V Penumpang Rp 774.000
  9.  Kendaraan Golongan V Barang Rp 644.227
  10.  Kendaraan Golongan VI Penumpang Rp 130.1000
  11.  Kendaraan Golongan VI Barang Rp 998.000
  12.  Kendaraan Golongan VII Rp 1.405.800
  13.  Kendaraan Golongan VIII Rp 2.080.000
  14.  Kendaraan Golongan IX Rp 3.251.200

Tarif April 2016
  1. Penumpang Dewasa Rp 13.000
  2. Penumpang Anak - anak Rp 7.000
  3. Kendaraan Golongan I Rp 20.000
  4. Kendaraan Golongan II Rp 45.000
  5. Kendaraan Golongan III Rp 100.000
  6. Kendaraan Golongan IV Penumpang Rp 320.000
  7. Kendaraan Golongan IV Barang Rp 285.000
  8. Kendaraan Golongan V Penumpang Rp 700.000
  9. Kendaraan Golongan V Barang Rp 590.000
  10. Kendaraan Golongan VI Penumpang Rp 1.190.000
  11. Kendaraan Golongan VI Barang Rp 860.000
  12. Kendaraan Golongan VII Rp 1.315.000
  13. Kendaraan Golongan VIII Rp 1.970.000
  14. Kendaraan Golongan IX Rp 3.230.000

Tarif Januari 2016

Per 15 Januari 2016 tarif penyeberangan lintas Pelebuhan Penyeberangan Merak - Bakauheni diturunkan. Kebijakan ini menyusul diberlakukannya harga BBM jenis solar yang turun mulai 5/1/1016. Sesuai ketentuan tarif angkutan penyeberangan mengikuti fluktuasi harga BBM tertentu.

Rata - rata penurunan tarif untuk kendaraan mencapai 4,24 persen sedangkan penumpang pejalan kaki turun sebesar 12,23 persen. Penurunan tarif penyeberangan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 63 tahun 2015 dan Keputusan Direksi Nomor 98/OP.404/ASDP-2015.

Daftar Tarif Baru Merak - Bakauheni per 15 Januari 2016:
  1. Penumpang Dewasa Rp 13.000
  2. Penumpang Anak - anak Rp 7.500
  3. Kendaraan Golongan I Rp 23.000
  4. Kendaraan Golongan II Rp 46.000
  5. Kendaraan Golongan III Rp 102.000
  6. Kendaraan Golongan IV Penumpang Rp 328.000
  7. Kendaraan Golongan IV Barang Rp 295.000
  8. Kendaraan Golongan V Penumpang Rp 725.000
  9. Kendaraan Golongan V Barang Rp 607.000
  10. Kendaraan Golongan VI Penumpang Rp 1.225.000
  11. Kendaraan Golongan VI Barang Rp 888.000
  12. Kendaraan Golongan VII Rp 1.353.000
  13. Kendaraan Golongan VIII Rp 2.031.000
  14. Kendaraan Golongan IX Rp 3.329.000

Perbandingan Tarif Lama vs Tarif Baru

Tarif Tol Tangerang - Merak

Tarif Tol Ruas Tangerang - Merak mulai naik per 1 November 2015 berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 507/KPTS/M/2015 tentang Penyesuaian tarif Tol. Kenaikan menyesuaikan dengan inflasi setempat. Dengan kenaikan ini tarif rute terjauh untuk kendaraan Golongan I naik menjadi Rp 41.500 dari sebelumnya Rp 36.000.

Jalan tol Tangerang - Merak merupakan bagian dari jalan tol Jakarta - Merak. Pembangunan Jalan tol Tangerang-Merak dilakukan secara secara bertahap, dimulai dari Tangerang Barat sampai dengan Merak melalui skema Build, Operate and Transfer (BOT) pada tahun 1992 sampai dengan 1996.

Jalan tol ini panjangnya 72,42 km terdiri dari dua jalur yang menghubungkan Tangerang Barat sampai Merak, ujung barat Pulau Jawa. Jalan tol ini melalui 3 wilayah yaitu Tangerang, Serang, dan Cilegon. Jalan tol Tangerang - Merak terdiri dari dua jalur yang dibatasi median, jalur ke arah Merak dinamai Jalur Ambon sedangkan jalur ke arah Tangerang dinamai Jalur Bandung. Jalur Ambon dimulai dari Tangerang atau lebih persisnya dimulai pada daerah Bitung.

Jalan Tol Tangerang-Merak memiliki 9 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Barat, Balaraja Timur, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan Merak. Tersedia layanan pendukung bagi pengguna jalan tol antara lain, 4 unit ambulance, 1 unit rescue truck, 7 Unit kendaraan Patroli, 7 Truck Derek, 7 Variable Message Sign (VMS), 26 unit closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di ruas jalan, 1.108 unit Penerangan Jalan Umum, 38 Lampu Peringatan. Tempat Istirahat tersedia di KM 68 dan KM 43 arah Merak dan KM 68 dan KM 45 arah Jakarta.
Tarif Tol Tangerang Merak 2015

Tarif Jalan Tol Tangerang Merak 2015

Tarif Integrasi Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa

Mulai tanggal 9 April 2017, integrasi sistem transaksi pembayaran tol Ruas Jakarta-Tangerang dan Tangerang-Merak Segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa, diberlakukan. Selanjutnya, transaksi tol di Gerbang Tol (GT) Karang Tengah ditiadakan.

Pemberlakuan integrasi sistem transaksi pembayaran tol ini akan berdampak terhadap mekanisme transaksi tol. Pengguna jalan tol dari arah Merak maupun Jakarta dapat mengikuti panduan sebagai berikut:

ARAH MERAK:

Pengguna jalan yang menggunakan akses keluar di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang pada: GT Kebon Jeruk 1, GT Meruya 1, GT Meruya Utara 2, GT Meruya Utara 3, GT Karang Tengah Barat 1, GT Kunciran 1, GT Tangerang 1, GT Karawaci 1, GT Karawaci 3 dan GT Bitung 1 akan membayar tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa di akses keluar;

Pengguna jalan yang menuju ke arah Merak mengambil Kartu Tanda Masuk Elektronik (KTME) di GT Cikupa untuk ruas Jalan Tol Tangerang-Merak. Pada akses keluar Jalan Tol Tangerang-Merak pengguna jalan membayar 2 (dua) tarif tol sekaligus, yaitu untuk tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa dan tarif tol Cikupa-Merak.

ARAH JAKARTA:

Pengguna jalan dari arah Merak ke Jakarta mengambil KTME pada gerbang masuk di ruas jalan tol Tangerang - Merak, dan selanjutnya pengguna jalan akan membayar 2 (dua) tarif tol sekaligus, yaitu untuk Tarif Tol Cikupa-Merak, dan Tarif Tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa pada GT Cikupa;

Pengguna jalan Ruas Jakarta-Tangerang yang berasal dari akses masuk: GT Meruya Utara 1, GT Meruya Utara 4, GT Meruya 2, dan GT Kebon Jeruk 2, GT Bitung 2, GT Karawaci 2, GT Karawaci 4, GT Tangerang 2, GT Kunciran 2, GT Karang Tengah Barat 2 akan membayar tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa di akses masuk.


Perubahan mekanisme transaksi tol berpengaruh terhadap tarif tol Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak. Tarif tol integrasi ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor 214.1/KPTS/M/2017 Tanggal 3 April 2017. Tarif baru untuk ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa sebesar Rp 7.000 untuk Golongan I.

Dampaknya pengguna jalan tol yang melewati ruas tol Jakarta-Tangerang (segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat) dan Tangerang-Merak (segmen Tangerang Barat-Cikupa) kini dipatok tarif satu harga atau tarif integrasi sebesar Rp 7.000. Artinya jarak jauh atau dekat sama saja tarifnya.


Tarif Airport Tax

Airport Tax atau Passanger Service Charge (PSC) atau Pelayanan jasa penumpang pesawat udara ( PJP2U ) adalah jasa pelayanan yang diberikan kepada setiap penumpang di Bandar udara
yang dikelola oleh PT. (PERSERO) Angkasa Pura. Biaya ini yang dibebankan atas pemanfaatan jasa-jasa pelayanan dan penggunaan fasilitas yang tersedia di bandara tersebut.

Berdasarkan Peraturan No. KP 59 Tahun 2015 tentang Pembayaran Passanger Service Charge (PSC) Disatukan dengan Tiket Penumpang Pesawat Udara, Airport Tax wajib dipungut oleh Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) kepada penumpang dengan disatukan pada tiket. Besaran PSC dicantumkan di dalam tiket penerbangan yang dijual oleh Airlines.

Penumpang yang dikenai Airport Tax:
  1. Penumpang pesawat udara yang melakukan penerbangan untuk 1 kali perjalanan dengan menggunakan 1 tiket sesuai dengan bandara tujuan;
  2. Personil operasi pesawat udara dan personil penunjang operasi penerbangan yang melakukan perjalanan untuk positioning dalam melaksanakan tugas.
Penumpang yang tidak dikenai Airport Tax:
  1. Penumpang transit dan transfer dengan 1 tiket penerbangan;
  2. Personil operasi pesawat udara dan personil penunjang operasi penerbangan yang sedang dalam tugas (on duty crew);
  3. Bayi atau Infant atau penumpang anak-anak belum memiliki tiket dengan nomor kursi penerbangan sendiri;
  4. Tamu negara beserta rombongan dalam kunjungan resmi atau kenegaraan di Indonesia dengan menggunakan pesawat khusus;
  5. Penumpang pesawat udara yang mengalami pengalihan keberangkatan penerbangan dari bandara yg tertera di dalam tiket (divert flight);
  6. Penumpang pesawat udara yang mengalami penundaan keberangkatan penerbangan (post-poned)
  7. Sedangkan penumpang pesawat udara yang melakukan penerbangan ke luar negeri dengan melewati rangkaian rute dalam negeri dan melakukan proses kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan (CIQ) di bandara keberangkatan pertama tidak dikenakan PSC pada bandara transit.
Daftar Tarif Airport Tax di berbagai bandara Indonesia
  1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta Terminal 1 : Rp 50.000 (domestik), Terminal 2 : Rp 60.000 (domestik) Rp 150.000 (internasional), Terminal 3 : Rp 130.000 (domestik) Rp 200.000 (nternasional)
  2. Bandara Internasional Kualanamu : Rp 75.000 (domestik), Rp 200.000 (internasional)
  3. Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma : Rp 50.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  4. Bandara Sultan Mahmud Badarudin II : Rp 50.000 (domestik), Rp 100.000 (internasional)
  5. Bandara Sultan Syarif Kasim II : Rp 45.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  6. Bandara Supadio : Rp 40.000 (domestik), Rp 75.000 (internasional)
  7. Bandara Internasinal Minangkabau : Rp 40000 (domestik), Rp 100.000 (internasional)
  8. Bandara Husein Sastranegara : Rp 60.000 (domestik), Rp 130.000 (internasional)
  9. Bandara Sultan Iskandar Muda : Rp 35.000 (domestik), Rp 100.000 (internasional)
  10. Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah : Rp 40.000 (domestik), Rp 100.000 (internasional)
  11. Bandara Depati Amir : Rp 25.000 (domestik), Rp 75.000 (internasional)
  12. Bandara Sultan Thaha : Rp 80.000 (domestik), Rp 75.000 (internasional)
  13. Bandara Silangit : Rp 10.000 (domestik)
  14. Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS) : Rp 75.000 (domestik), Rp 200.000 (internasional)
  15. Bandara Juanda (SUB) : Rp 90.000 (domestik), Rp 210.000 (internasional)
  16. Bandara Sultan Hasanuddin (UPG) : Rp 65.000 (domestik), Rp 200.000 (internasional)
  17. Bandara SAMS Sepinggan (BPN) : Rp 100.000 (domestik), Rp 225.000 (internasional)
  18. Bandara Frans Kaisiepo (BIK) : Rp 30.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  19. Bandara Sam Ratulangi (MDC) : Rp 60.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  20. Bandara Syamsudin Noor (BDJ) : Rp 50000 (domestik)
  21. Bandara Ahmad Yani (SRG) : Rp 50.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  22. Bandara Adisutjipto (JOG) : Rp 50.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  23. Bandara Adi Soemarmo (SOC) : Rp 50.000 (domestik), Rp 125.000 (internasional)
  24. Bandara Lombok (LOP) : Rp 60.000 (domestik), Rp 200.000 (internasional)
  25. Bandara Pattimura (AMQ) : Rp 50.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)
  26. Bandara El Tari (KOE) : Rp 40.000 (domestik), Rp 150.000 (internasional)

Tarif Airport Tax

Update Tarif Listrik 1300 VA dan 2200 VA

Sesuai peraturan yang ada tarif listrik dapat berubah naik atau turun berdasarkan 3 faktor yang mempengaruhi yakni nilai rupiah terhadap dollar, harga minyak dan inflasi. Skema ini sering disebut tariff adjustment yang berlaku bagi 12 golongan tarif listrik  dan mulai berlaku per 1 januari 2015.

Namun untuk 2 golongan tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA Pemerintah dan PLN mengambil kebijakan untuk menunda penerapannya. Baru mulai bulan Desember 2015 pelanggan PLN kedua golongan tersebut diberlakukan mekanisme tariff adjusment menyusul 10 golongan tarif lainnya.

Tarif Listrik April, Mei dan Juni 2017

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menetapkan untuk kembali tidak menaikkan tarif dasar tarif listrik untuk 12 golongan pelanggan (tariff adjusment) pada bulan April, Mei, dan Juni tahun 2017.

Dengan demikian tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA masih Rp 1.467,28 per kWh.

Tarif Listrik per Februari dan Maret 2017

Tarif listrik untuk bulan Februari 2017 tidak mengalami perubahan, begitu pula tarif bulan Maret 2017 masih tetap sama. Hal ini berkaitan dengan rencana pemerintah untuk menyesuaikan tarif listrik setiap 3 bulan sekali. Dengan mekanisme baru ini tarif listrik baru akan disesuaikan pada bulan April 2017 mendatang.





Tarif Listrik per Januari 2017

Per 1 Januari 2017 tarif dasar listrik golongan rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi Rp1.467,28 per kWh.

Angka ini turun Rp 6 per kWh dibandingkan bulan Desember 2016, termasuk golongan lain juga mengalami penurunan. Tegangan menengah (TM) menjadi Rp1.114,74/kWh, tegangan tinggi (TT) menjadi Rp996,74/kWh, dan layanan khusus menjadi Rp1.644,52/kWh, selengkapnya lihat daftar ini:
  1. Daya 1.300 VA Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  2. Daya 2.200 VA Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.115 per kvArh - turun Rp 6/kvArh
  7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.115 per kvArh - turun Rp 6/kvArh
  8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 997 per kvArh - turun Rp 7/kvArh
  9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.115 per kvArh - turun Rp 6/kvArh
  11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.467 per kWh - turun Rp 5/kWh
  12. Layanan khusus Rp 1.645 - tetap

Tarif Listrik per Desember 2016

Tarif listrik bulan Desember 2016 naik dengan besaran kenaikan rata-rata Rp 10/kWh. Tarif listrik golongan rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.473 per kWh.

Selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per Desember 2016:
  1. Daya 1.300 VA Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  2. Daya 2.200 VA Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.121 per kvArh - naik Rp 8/kvArh
  7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.121 per kvArh - naik Rp 8/kvArh
  8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 1004 per kvArh - naik Rp 7/kvArh
  9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.121 per kvArh - naik Rp 8/kvArh
  11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.473 per kWh - naik Rp 11/kWh
  12. Layanan khusus Rp 1.645 - naik Rp 12


                      Tarif per November 2016

                      Tarif listrik pada November 2016 di Tegangan Rendah (TR) menjadi Rp 1.462/kWh naik Rp2/Kwh, Dengan kata lain tarif listrik golongan rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.462 per kWh.

                      Sedangkan tarif listrik di Tegangan Menengah (TM) menjadi Rp 1.113/kWh (naik Rp2/Kwh), tarif listrik di Tegangan Tinggi (TT) menjadi Rp 996/kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus menjadi Rp 1.633/kWh.

                      Tarif per Oktober 2016

                      Tarif listrik bulan September relatif stagnan dengan kenaikan rata-rata Rp 2/kWh. Tarif listrik golongan rumah tangga dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.460 per kWh. Selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per September 2016:
                      1. Daya 1.300 VA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      2. Daya 2.200 VA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.111 per kvArh - naik Rp 2/kvArh
                      7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.111 per kvArh - naik Rp 2/kvArh
                      8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 995 per kvArh - naik Rp 1/kvArh
                      9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.111 per kvArh - naik Rp 2/kvArh
                      11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.460 per kWh - naik Rp 2/kWh
                      12. Layanan khusus Rp 1.630 - naik Rp 2
                      Tarif per September 2016

                      Tarif listrik bulan September naik relatif tinggi dengan peningkatan rata - rata 3 %. Bahkan tarif listrik bulan Sptember merupakan tarif tertinggi selama tahun 2016.

                      Untuk golongan dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.458 per kWh atau naik Rp 48/kWh. Begitu pula golongan rumah tangga lainnya naik dengan besaran yang sama, selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per September 2016:
                      1. Daya 1.300 VA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
                      2. Daya 2.200 VA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
                      3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh
                      4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.458 per kWh - naik Rp 48/kWh

                      Tarif Listrik per 1 Agustus 2016

                      Dibandingkan bulan Juli 2016, Tarif listrik per 1 Agustus turun sebesar Rp 3/kWh untuk golongan dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA menjadi 1.410 per kWh.  Begitu pula golongan rumah tangga lainnya turun dengan besaran yang sama, selengkapnya tarif listrik dan token prabayar per Agustus 2016:
                      1. Daya 1.300 VA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      2. Daya 2.200 VA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      3. Daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      4. Daya 6.600 VA ke atas Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      5. Bisnis dan token prabayar Daya 6.600VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      6. Bisnis Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.085 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
                      7. Industri Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.085 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
                      8. Industri Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 971 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
                      9. Kantor Pemerintah dan token prabayar daya 6.600 VA sampai dengan 200 kVA Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      10. Kantor Pemerintah Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.085 per kvArh - turun Rp 2/kvArh
                      11. Penerangan Jalan Umum dan token prabayar Rp 1.410 per kWh - turun Rp 3/kWh
                      12. Layanan khusus Rp 1.594 - turun Rp 54

                      Tarif Listrik per 1 Juli 2016

                      Dikutip dari beberapa portal berita Direktur Utama PLN mengatakan untuk periode Jul 2016 tarif listrik naik rata-rata Rp 8 per Kilo Watt hour (KWh) dibandingkan bulan Juni 2016. Namun kenyataannya berdasarkan rilis resmi dari PLN tarif listrik untuk 12 golongan mengalami kenaikan rata-rata Rp 44/kwh atau 4%, bahkan untuk golongan rumah tangga tarifnya mencapai Rp 1.412,66 per Kwh atau naik Rp 48 per KWh.

                      Berikut daftarnya:
                      1. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
                      2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
                      3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh
                      4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.413 per kWh - naik Rp 48/kWh

                      Tarif Listrik per 1 Juni 2016
                      1. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
                      2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
                      3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh
                      4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.365 per kWh - naik Rp 11/kWh

                      Tarif Listrik per 1 Mei 2016 

                      1. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
                      2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
                      3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh
                      4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.353 per kWh - naik Rp 10/kWh

                      Tarif Listrik per April 2016 

                      1.  Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 1.300 VA Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
                      2. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 2.200 VA Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
                      3. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh
                      4. Tarif listrik Rumah Tangga dan token prabayar daya 6.600 VA ke atas Rp 1.343 per kWh - turun Rp 12/kWh

                      Biaya Ongkos Naik Haji 2017

                      Biaya Haji 2017
                      Pemerintah dan DPR hari ini tanggal 23 Maret 2017 menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017 sebesar Rp 34.890.332. Angka ini naik Rp 249.008 dibandingkan dengan BPIH 2016.

                      Biaya naik haji 2017 tersebut merupakan gabungan dari biaya penerbangan, pemondokan di Makkah dan biaya hidup (living cost) dengan rincian sebagai berikut :
                      1. Harga rata-rata komponen penerbangan (tiket, airport tax, dan passenger service charge) sebesar Rp 26.143.812 dan dibayar Iangsung oleh jamaah haji (direct cost). 
                      2. Harga rata-rata pemondokan Makkah sebesar SAR 4.375 dengan rincian sebesar SAR 3.425 dialokasikan ke dalam anggaran dana optimalisasi (indirect cost) dan sebesar SAR 950 yang dibayar oleh jemaah haji (direct cost) dengan ekuivalen sebesar Rp 3.391.500,00. 
                      3. Besaran living allowance sebesar SAR 1.500 yang ekuivalen sebesar Rp5.355.000.00 dan diserahkan pada jamaah haji daIam mata uang Saudi Arabia Riyal (SAR). 
                      Biaya Haji 10 Tahun Terakhir 
                      (kurs Dollar dan kurs Rupiah)

                      Tahun  Kurs Dollar   Kurs Rupiah 
                      2008 3.430 33.086.000
                      2009 3.444 36.262.000
                      2010 3.364 31.958.000
                      2011 3.589 30.506.500
                      2012 3.638 34.561.000
                      2013 3.522 33.459.000
                      2014 3.211 37.979.708
                      2015 2.626 32.825.000
                      2016 2.485 34.127.046
                      2017 2.617 34.890.332
                      Dengan adanya persetujuan dari DPR terkait besaran BPIH 2017, selanjutnya Presiden akan menerbitkan Keppres tentang BPIH 2017 (diperkirakan awal April 2017) sekaligus sebagai dasar dimulainya pelunasan biaya haji.

                      Biaya Haji 2016
                      Pemerintah telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2016 melalui keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2016. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) terdiri dari biaya penerbangan haji, biaya pemondokan di Makkah dan biaya hidup (living cost).

                      Besaran rata-rata BPIH tahun 1437H/2016M sebesar Rp34.641.304,00 atau setara USD2.585,dengan asumsi nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Rp13.400 per USD. Dalam satuan Dollar Amerika, rata-rata BPIH tahun 1437H/2016M mengalami penurunan USD132 dari rata-rata BPIH tahun 1436H/2015M sebesar USD2.717.

                      Berikut daftarnya :
                      1. Embarkasi dari Aceh sebesar Rp 31.117.461 
                      2. Embarkasi Medan sebesar Rp 31.672.827 
                      3. Embarkasi Batam sebesar Rp 32.113.606 
                      4. Embarkasi Padang sebesar Rp 32.519.099 
                      5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 32.537.702 
                      6. Embarkasi Jakarta sebesar Rp 34.127.046 
                      7. Embarkasi Solo sebesar Rp 34.841.414 
                      8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 34.941.414 
                      9. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 37.583.508 
                      10. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 37.583.508 
                      11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 38.905.808 
                      12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 37.728.961 
                      Pembayaran BPIH tahun 1437H/2016M dilakukan dalam mata uang rupiah sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 17 /3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah NKRI. Besaran BPIH Tahun 1437H/2016M untuk 12 (dua belas) embarkasi adalah sebagai berikut:


                      Kuota haji reguler tahun 2016 sebanyak 155.200 (seratus lima puluh lima ribu dua ratus) orang, terdiri atas Jemaah Haji sebanyak 154.049 (seratus lima puluh empat ribu empat puluh sembilan) orang dan petugas haji daerah sebanyak 1.151 (seribu seratus lima puluh satu) orang.

                      Pengisian kuota jemaah haji reguler tahun 1437H/2016M dibagi menjadi 2 tahap, yang masing-masing tahap diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

                      Tahap I

                      Tahap 1 diperuntukkan bagi jemaah haji yang telah memiliki nomor porsi dan masuk dalam
                      alokasi kuota provinsi atau kabupaten/kota tahun 1437H/2016M dengan ketentuan :
                      1. jemaah lunas tunda tahun 1436H/2015M dan tahun 1435H/2014M;
                      2. belum pernah menunaikan ibadah haji;
                      3. telah berusia 18 tahun atau sudah menikah, terhitung pada tanggal 9 Agustus 2016;
                      4. jemaah haji nomor porsi berikutnya sebanyak 5% yang berstatus belum haji dan masuk
                      5. daftar tunggu pada tahun 1438H/2017M dari jumlah kuota provinsi dan kab/kota yang bersangkutan.
                      Tahap II

                      Tahap 2 dilaksanakan bilamana hingga akhir pelunasan tahap 1 masih terdapat sisa kuota haji
                      yang belum terpenuhi. Adapun pengisian sisa kuota tahap 2 dengan ketentuan:
                      1. Jemaah yang mengalami gagal sistem pelunasan tahap I;
                      2. Jemaah yang sudah pernah berhaji dan masuk kuota tahun ini;
                      3. Jemaah lansia 75 tahun (dapat disertai pendamping oleh suami/istri/anak kandung/adik kandung-),
                      4. Pendamping lansia yang masuk dalam pelunasanTahap I, dan
                      5. Penggabungan mahram,
                      6. Baik jemaah lansia, pendamping lansia maupun penggabungan mahram harus sudah mendaftar sebelum 1 Jan 2014 (Verifikasi dilakukan oleh Kankemenag Kab/Kota dan Kanwil).
                      Pelunasan Tahap 1 dilakukan setiap hari kerja dimulai tanggal 19 Mei s.d. 10 Juni 2016, sedangkan
                      pelunasan Tahap 2 dimulai tanggal 20 Juni s.d. 30 Juni 2016. Waktu pelunasan Tahap I dan Tahap 2 dimulai pukul 08.00 s.d. 15.00 waktu setempat. Pelunasan BPIH dilakukan pada BPS BPIH tempat setoran awal atau BPS BPIH pengganti bagi jemaah yang berasal dari eks BPS BPIH.

                      Jemaah lunas tunda harus melakukan konfirmasi pelunasan di BPS BPIH tempat setoran awal atau BPS BPIH pengganti dan membayar/menerima selisih bila besaran BPIH tahun sebelumnya berbeda dengan tahun 1437H/2016M. 

                      Jemaah yang berstatus sebagai jemaah cadangan dapat melunasi pada Tahap 1 setelah menandatangani Surat Pernyataan di Kankemenag Kab/Kota. Pengisian kuota bagi jemaah cadangan dilakukan jika masih ada sisa kuota setelah selesainya pelunasan tahap 2. 

                      Semua jemaah yang telah melakukan pelunasan wajib melapor ke Kankemenag Kab/Kota sesuai dengan tempat pendaftaran haji, paling lambat 3 hari kerja setelah pelunasan.

                      Selengkapnya petunjuk pelaksanaan pembayaran BPIH Reguler 2016 dapat diunduh di sini.

                      Tarif Listrik 900 VA Naik

                      Pemakai listrik 900 VA untuk keperluan rumah tangga dibagi menjadi 2 jenis :
                      1. 900 VA Subsidi
                      2. 900 VA-RTM (Rumah Tangga Mampu)
                      Bagi pemakai listrik 900 VA-RTM mengalami kenaikan secara bertahap hingga tarifnya akan sama dengan tarif non subsidi mulai 1 Juli 2017. Sedangkan konsumen rumah tangga 900 VA yang dianggap tidak mampu akan tetap diberikan subsidi.

                      Jumlah konsumen listrik 900 VA diperkirakan mencapai 22.8 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut hanya 4.1 juta pelanggan yang layak diberi subsidi sedangkan sisanya sebanyak 18.7 juta pelanggan akan dikenakan tarif normal.

                      Dengan adanya tambahan golongan listrik non subsidi bagi 900 VA-RTM maka per 1 Juli 2017 terdapat 13 golongan non subsidi yang akan mengalami penyesuaian tarif setiap bulan atau setiap 3 bulan sekali dengan mengikuti tariff adjusment.

                      Mekanisme kenaikan bertahap tarif listrik 900 VA-RTM diatur melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 dengan ketentuan sebagai berikut:
                      1. 1 Januari 2017 - naik menjadi Rp 791/kWh
                      2. 1 Maret 2017 - naik menjadi Rp 1.034/kWh
                      3. 1 Mei 2017 - naik menjadi Rp Rp 1.352/kWh
                      4. 1 Juli 2017 dan seterusnya tarif mengikuti tariff adjusment bersama 12 golongan listrik non subsidi lainnya.
                      Sehingga per 1 Juli 2017 tarif listrik 900 VA akan sama dengan daya 1300 VA sebesar Rp 1.467,28 per kWh (jika belum berubah)

                      Tarif di atas berlaku untuk listrik pra bayar sedangkan listrik dengan sambungan reguler mekanisme kenaikannya seperti di bawah ini:


                      UMK Sektoral Kota Tangerang dan Cilegon Tahun 2017

                      Melalui keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.643-Huk/2016 upah minimum sektoral (UMSK) Kota Tangerang dan Kota Cilegon resmi ditetapkan. Besaran angka UMSK diperhitungkan berdasarkan persentase dari UMK.
                      Kota Tangerang
                      UMSK Kota Tangerang tahun 2017 dibagi menjadi 5 sektor dengan besaran masing-masing :
                      1. Sektor 1 ditambah 15% dari UMK atau Rp 3.789.337
                      2. Sektor 2 ditambah 10% dari UMK atau Rp 3.624.583
                      3. Sektor 3 ditambah 5% dari UMK atau Rp 3.459.830
                      4. Sektor 4 ditambah 3,1% dari UMK atau 3.397.223
                      5. Sektor 5 besaran UMSK ditentukan berdasarkan kesepakatan antara serikat pekerja/buruh dengan perusahaan.
                      Daftar UMSK Kota Tangerng 2017

                      Kota Cilegon
                      Upah minimum Kota Cilegon 2017 terbagi menjadi 3 sektor dengan rincian sebagai berikut:
                      1. Sektor 1 sebesar 7 % dari UMK 2017 atau Rp 3.565.237
                      2. Sektor 2 sebesar 5 % dari UMK 2017 atau Rp 3.498.598
                      3. Sektor 2 sebesar 3 % dari UMK 2017 atau Rp 3.431.958
                      Daftar UMSK Kota Cilegon 2017

                      Upah Sektoral Jakarta 2017

                      UMSP 2017
                      Upah minimum sektoral provinsi (UMSP) DKI Jakarta 2017 ditetapkan dengan Pergub No 20 Tahun 2017 tanggal 23 Februari 2017. Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan berlaku surut terhitung sejak tanggal 1 Januari 2017.

                      Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2017 ditetapkan dalam sektor atau subsektor sebagai berikut:

                      a. sektor kimia, energi dan pertambangan;
                      b. sektor logam, elektronik dan mesin; dan
                      c. sektor farmasi dan kesehatan.


                      Upah minumu sektoral Jakarta tahap II ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 52 Tahun 2017 tanggal 13 April 2017. Dalam Pergub tersebut ditetapkan dalam sektor atau subsektor sebagai berikut :

                      a. sektor kirnia, energi dan pertambangan
                      b. sektor logam, elektronik dan mesin;
                      c. sektor otomotif;
                      d. sektor asuransi dan perbankan;
                      e. sektor makanan dan minuman;
                      f. sektor farmasi dan kesehatan; dan
                      g. sektor pariwisata.



                      UMSP 2016

                      Upah minimum sektoral provinsi DKI Jakarta tahun 2016 sudah diputuskan dengan diterbitkannya Pergub No 8 Tahun 2016 tanggal 13 Januari 2016 tentang Upah Minimum Sektoral Provinsi DKI Jakarta 2016.

                      Mengacu pada data tersebut, upah minimum sektoral DKI Jakarta mengalami kenaikan dengan angka rata-rata 13,3%. Persentase ini mengikuti formula PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dimana kenaikan upah mengikuti laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Sektor otomotif tetap menjadi primadona dengan upah tertinggi mencapai Rp 3.788.770 dan Rp 3.807.725

                      Pengusaha yang termasuk dalam kelompok sektoral yang telah ditetapkan dilarang membayar upah lebih rendah dari Upah minimum sektoral provinsi (UMSP). Besaran upah sektoral ini hanya berlaku bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.

                      Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2016 ditetapkan dalam sektor sebagai berikut :
                      1. Sektor bangunan dan pekerjaan umum.
                      2. Sektor kimia, energi dan pertambangan.
                      3. Sektor logam, elektronik dan mesin.
                      4. Sektor otomotif.
                      5. Sektor asuransi dan perbankan.
                      6. Sektor makanan dan minuman.
                      7. Sektor farmasi dan kesehatan.
                      8. Sektor tekstil, sandang dan kulit.
                      9. Sektor pariwisata.
                      10. Sektor telekomunikasi.
                      11. Sektor retail.